Logo Header Antaranews Makassar

Wali Kota Parepare pimpin ormas MKGR Sulsel

Jumat, 21 Februari 2020 18:12 WIB
Image Print
Ketua Umum DPP MKGR, Roem Kono saat melantik Wali Kota Parepare, Dr H M Taufan Pawe sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2020-2024 di Makassar, Jumat (21/02/2020). ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Kami sangat berterima kasih kepada pak Gubernur yang turut menjadi Dewan Penasihat

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Parepare, Dr H M Taufan Pawe secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2020-2024 di Makassar, Jumat.

Selain Taufan Pawe yang terpilih secara aklamasi memimpin DPD MKGR Sulsel, Ormas ini juga menyematkan posisi Dewan Penasehat untuk Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah.

"Kami sangat berterima kasih kepada pak Gubernur yang turut menjadi Dewan Penasihat. Sebentar kami akan rapat kerja dan pasti memotret visi-misi pemerintah mulai dari kepala daerah hingga pemerintah provinsi, sebab kami menjadi supporting system bagi pemerintah," ungkap Taufan Pawe.

Kehadiran Gubernur sebagai Dewan Penasehat MKGR Sulsel, kata Taufan Pawe sebab MKGR tidak bisa dipisahkan dari kebijakan Pemerintah Provinsi khususnya dalam hal nilai-nilai kesejahteraan, sesuai tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, MKGR harus ikut mengawal pemerintahan dengan segala upaya untuk tetap pro dengan rakyat. Hal ini kata dia, sesuai habitatnya sebagai organisasi kemasyarakatan dengan sistem dan subsistem yakni memikirkan rakyat ke depan.

"Kita akan roadshow ke 24 kabupaten/kota Menghidupkan MKGR sebagai mitra pemerintah. Melakukan kritisi-kritisi dan tentu diikuti solusi masa depan," katanya.

"Kita harus ada dimana-mana membantu pemerintah tanpa mengabaikan kesejahteraan rakyat," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP MKGR, Roem Kono mengingatkan bahwa MKGR bukan seperti organisasi yang didirikan lainnya, sebab memiliki historis dan catatan sejarah tersendiri untuk ketahanan nasional dalam rangka mempertahankan Pancasila.

Kepada Pengurus DPD MKGR Sulsel, Kata Roem Kono, ke depan harus lebih berorientasi kepada program sosial dan religius. Apalagi menurutnya, bangsa ini sedang diancam badai teknologi

"Sosial dan religius, akarnya di situ dan tentu menanamkan kemasyarakatan dan gotong royong. Bentengnya lewat MKGR terutama kaum milenial sehingga penting bermitra dengan pemerintah," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026