
Disperindag Minta Distributor Mulai Jaga Pasokan Barang

Makassar (ANTARA News) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Selatan meminta distributor mulai menjaga ketersediaan pasokan barangnya untuk mengantisipasi lonjakan harga barang akibat tingginya permintaan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Amar Kadir, di Makassar, Senin, mengatakan, permintaan tersebut akan disampaikannya langsung dengan mengundang distributor untuk rapat pekan ini.
Hal ini dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat akibat tingginya permintaan terutama jelang Ramadhan.
Meski demikian, ia memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan seperti gula, terigu, minyak goreng, dan telur saat ini masih terkendali sehingga tidak mengakibatkan kenaikan harga.
Kenaikan cukup tinggi hanya terjadi pada cabai akibat faktor musim yang mengakibatkan produksi petani berkurang.
Harga gula kristal putih, lanjutnya, juga sempat melonjak akibat kurangnya bahan baku karena petani tebu belum melakukan panen sehingga musim giling juga belum dapat dilakukan.
"Karena sekarang sudah masuk musim giling, kami akan memanggil PTPN untuk membicarakan harga. Harga gula seharusnya sudah normal lagi," katanya.
Menurutnya, saat ini gula rafinasi cukup banyak beredar di pasaran. Ia menilai, kondisi ini cukup dilematis dengan kebijakan pembatasan gula rafinasi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.
"Bingung juga kalau gula rafinasi dibatasi kemudian gula kristal berkurang di pasaran. Gula rafinasi bisa dibatasi selama gula kristal memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.(T.KR-RY/A023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
