
KANADA BANTU TINGKATKAN KETERAMPILAN PERAJIN PULUTAN

Manado, 4/11 (ANTARA) - Pemerintah Kanada melalui Canadian International Development Agency (CIDA) membantu meningkatkan keterampilan para perajin gerabah di Pulutan, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut koordinator program pendampingan teknis Canada-Indonesia Private Sector Enterprise Development (CIPSED) Project Feraldi W Loeis di Manado, Selasa, para ahli dari Kanada akan mendampingi para perajin Pulutan hingga 2010.
"Mereka akan membantu perajin Pulutan untuk menghasilkan gerabah berbentuk keramik," katanya.
Selama ini, perajin Pulutan Minahasa hanya menghasilkan gerabah berkualitas sederhana, tetapi mulai 2008 Kanada memberikan bantuan peningkatan keterampilan dan hasilnya perajin mulai mampu menghasilkan gerabah keramik.
"Gerabah berbentuk keramik membutuhkan pemanasan hingga 1300 derajat celcius, sedangkan gerabah hanya 700 derajat celcius, dengan bimbingan teknis dari ahli Kanada maka perajin mampu menghasilkan karya bernilai tinggi," kata Feraldi.
Menurut dia, Kanada memberikan perhatian besar kepada perajin Pulutan karena para perajin tersebut memiliki potensi untuk disejajarkan dengan perajin lain di dunia.
"Perajin Pulutan menekuni pekerjaan tersebut secara turun temurun, sehingga peningkatan ketrampilan dan ditambah dengan teknologi moderen diharapkan dapat lebih meningkatkan pendapatan mereka," katanya.
Saat ini para perajin Pulutan diarahkan menghasilkan suvenir untuk World Ocean Conference (WOC), dengan bentuk sederhana dan mudah dibawa, tetapi memiliki nilai seni tinggi.
"Kekurangan perajin Sulut terletak pada finishing, namun berkat bimbingan yang telaten dari para pakar berpengalaman, mereka mulai mampu menghasilkan karya berkualitas, yang tidak kalah dengan perajin dari negara lain," kata Feraldi.***2***
(T.K-GM/B/N002/N002) 04-11-2008 11:30:42
