
Satu Jam 800 Kilogram Cabai Habis Terjual

Makassar (ANTARA News) - Hanya dalam waktu satu jam sebanyak 800 kilogram cabai merah besar habis terjual di pasar murah khusus cabai yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Staf Bidang Produksi Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura Sulsel Fitriani di Makassar, Minggu, menjelaskan,
pihaknya menyiapkan lebih dari satu ton cabai merah besar untuk dijual di pasar murah khusus cabai di Anjungan Pantai Losari.
Cabai-cabai tersebut dipasok dari sejumlah sentra penghasil yaitu Kabupaten Enrekang, Jeneponto, Maros dan Gowa.
"Kami siapkan juga buah tomat sebanyak setengah ton yang dipasok dari Maros," ujarnya.
Rencananya, jika cabai yang disiapkan tidak habis, pihak pertanian akan menjual cabai secara keliling menggunakan mobil pendingin.
Pasar murah khusus cabai itu digelar pemerintah sebagai upaya untuk menstabilkan harga cabai yang harganya melonjak hingga Rp50 ribu per kilogram dalam satu bulan terakhir di pasaran.
Cabai merah besar di pasar tersebut dijual dengan ukuran dan harga bervariasi mulai dari Rp30 ribu untuk kemasan satu kilogram sampai Rp28 ribu untuk kemasan satu kilogram kilo cabai merah sedang.
Lainnya adalah Rp15 ribu untuk kemasan setengah kilogram dan seperempat kilogram seharga Rp7 ribu.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan pasar itu digelar bukan untuk mengambil alih atau operasi pasar tapi benar-benar untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan pasokan.
Menurut dia, persediaan cabai di Sulsel selalu cukup, namun karena belakangan harganya naik, banyak pedagang yang mengirim cabai ke pulau lain dan persediaannya di daerah pun menjadi berkurang.
Sedikit kenaikan harga, menurut dia, tak masalah yang penting terkontrol dan terjaga ketersediaannya serta distribusinya merata. (T.KR-RY/C003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
