
Palopo Tertarik Kembangkan Talas

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pemerintah Kotamadya Palopo, Sulawesi Selatan menyatakan minatnya mengembangkan komoditas talas, strowberi dan bunga krisan seperti yang dikembangkan Kabupaten Bantaeng.
Pemkot Palopo sudah menyiapkan lahan untuk ketiga komoditi tersebut dan sebagai tanda keseriusan Pemkot, Kepala Dinas Pertanian Kota Palopo Drs Abdullah saat ini membawa sejumlah kepala bidang dan penyuluh pertanian ke Bantaeng, kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng Ir H Suaib MP di Bantaeng, Kamis.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung, sekaligus belajar tentang cara bercocok tanam talas dan strowberi. "Mereka sangat berminat dengan kedua komoditi itu, sedang untuk bunga krisan kelihatannya lebih dipertimbangkan aspek pasarnya yang terlalu jauh dari Kota Makassar," tambah Suaib.
Menurut dia, selain Palopo, beberapa daerah lainnya termasuk Pinrang dan Majene juga sudah melihat dan belajar tentang budidaya komoditas yang memiliki prospek pasar ekspor tersebut.
Untuk memenuhi permintaan bibit talas, pihaknya segera memanfaatkan screen house yang ada di Loka, Kecamatan Ulu Ere. Fasilitas tersebut selama ini memproduksi bibit kentang mulai dari G nol.
"Kami juga akan memproduksi bibit talas dan G nol untuk mengantisipasi permintaan yang cukup tinggi menyusul program pengembangan talas yang dilakukan di daerah ini," urainya.
Pengembangan tanaman talas dilakukan karena prospek pasar yang menjanjikan untuk di ekspor ke Jepang. Komoditi ini mengandung zat anti kanker dan diabetes serta mengandung kolagen tinggi yang dapat membantu memutihkan kulit.(T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
