
Atraksi 110 Penari Diatas Perahu Nelayan

Makassar (ANTARA News) - Atraksi seni budaya berupa tari yang dibawakan 110 penari di atas 110 perahu nelayan (lepa-lepa) memeriahkan HUT Kota Makassar digelar di Pantasi Losari Makassar, Minggu.
Atraksi tari yang dipersembahkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mendapat sambutan meriah dari ribuan pengunjung yang mamadati anjungan Pantai Losari Makassdart.
Rektor UNM Prof. Dr. H Arismunandar, M.Pd di Makassar, mengatakan, pagelaran seni dan budaya yang dipertunjukkan oleh mahasiswa dan staf Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar itu merupakan rangkaian memperingati HUT ke- 403 Kota Makassar.
Pertunjukan yang baru pertama kali diselenggarakan itu murni suatu inovasi dan kreativitas dalam berekspresi bagi para mahasiswa FSD UNM.
"Ini suatu terobosan yang inovatif dari para mahasiswa memeriahkan HUT Makassar ke-403. Seni tari yang dilaksanakan diatas lepa-lepa untuk yang pertama kali dilakukan di Sulsel," katanya.
Ia mengatakan, tarian diatas perahu mempunyai semangat yang luar biasa bagi para seniman karena Sulawesi Selatan terkenal sebagai kota Bahari.
Selama ini, kata Arismunandar, banyak yang beranggapan jika tarian yang sering diperagakan oleh seniman Makassar itu terlalu lamban dan gemulai.
Karena itu, dengan suatu kreativitas pertunjukan seni yang dilakukan diatas perahu diiringi lagu dan bantuan alat musik tradisional serta ombak menghasilkan suatu kesenian yang enak dipandang.
Meskipun teriknya matahari tidak menyurutkan niat warga untuk terus menyaksikan pertunjukan itu hingga matahari terbenam di ufuk barat.
Tari Pakarena, Larung serta tari Se're Jagad (sejagad) mendapat apresiasi dan kagum dari warga yang menyaksikan baik yang datang dari beberapa daerah maupun wisatawan mancanegara.
"Pertunjukan seni ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan untuk mengembangkan seni budaya yang ada di Sulsel. Dan selama pertunjukan seni, untuk pertamakalinya kita mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari pemerintah dan masyarakat," tuturnya.
Dengan pertunjukan seni ini, lanjutnya, ia berharap dapat mengembangkan seni maritim lainnya karena masih banyaknya kesenian lainnya di Sulsel yang belum dikembangkan.
(T.KR-MH/S016)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
