
Pembahasan Persidangan Majelis Gereja Toraja Alot

Makassar (ANTARA News) - Pembahasan dalam persidangan majelis gereja Toraja di Makassar berlangsung alot memasuki hari terakhir pembahasan program kerja majelis Gereja Toraja Klasis Makassar di gedung pertemuan Balla Tamalanrea Makassar, Sabtu.
Pimpinan Sidang Paulus Sikombong dari Majelis Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng dalam pembahasan itu mencoba mencari jalan tengah saat peserta sidang mengajukan interupsi ketika penetapan hasil rapat sidang komisi-komisi.
Pembahasan program kerja Majelis Klasis Makassar yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 26 persekutuan jemaat gereja Toraja yang tersebar di wilayah Makassar, Gowa, Jeneponto, Bulukumba dan Bantaeng.
Sekretaris Panitia Pelaksana Persidangan ke-43 Klasis Makassar, Luther Sule mengaku pembahasan penetapan sidang rapat-rapat komisi ini diperkirakan akan berakhir hingga Sabtu (23/10) dini hari nanti.
"Kami cukup menyiapkan materi-materi peserta yang hadir, karena perwakilan majelis hampir keseluruhan yang hadir di sini," ungkap dia.
Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Sinode Gareja Toraja (BPMS-GT), Sulaiman Batti Manguling yang hadir dalam kegiatan itu mengusulkan dalam pembahasan komisi agar setiap sidang sinode tetap di selenggarakan di Kota Rantepao, Toraja Utara.
Dia berharap pelaksanaan sidang sinode 2011 mendatang sudah bisa menggunakan gedung Asrama Elim di Rantepao yang saat ini dalam tahap perubahan status menjadi "convention hall".
"Kita berharap ke depannya fungsi gedung tetap mengacu pada ketentuan asrama yang digunakan sebagaimana mestinya," ucap dia.
Selain itu, penyusunan program dalam persidangan ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang dapat memberikan masukan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara ini, sehingga hal itu dapat mewujudkan pembaruan yang membawa damai sejahtera bagi semua pihak. (T.KR-HK/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
