Logo Header Antaranews Makassar

Osaka jadikan US Open sebagai platform aktivismenya

Selasa, 1 September 2020 22:32 WIB
Image Print
Petenis Jepang Naomi Osaka mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Jepang Misaki Doi pada babak pertama US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, Selasa (1/9/2020). Osaka memenangi pertandingan dengan skor 6-2, 5-7, 6-2. ANTARA FOTO/Reuters/USA TODAY Sports/Robert Deutsch/pras.

Jakarta (ANTARA) - Petenis Jepang Naomi Osaka mengatakan bahwa dirinya akan terus menyebarkan kesadaran terkait isu ketidakadilan rasial yang terjadi di dunia, salah satunya dengan menjadikan turnamen US Open yang diikutinya sebagai salah satu platform aktivismenya itu.

Osaka mengenakan masker hitam bertuliskan Breonna Taylor, yang merupakan perawat Afrika-Amerika yang tewas ditembak polisi di apartemennya di Kentucky, AS, pada Maret lalu.

Dikutip dari AFP, Selasa, petenis berusia 22 tahun itu mengaku memiliki tujuh masker berbeda yang ia siapkan untuk dikenakan di Flushing Meadows. Ia berharap bisa terus menggunakannya hingga final.

“Saya hanya ingin menyebarkan kesadaran. Saya sadar pertandingan tenis ditonton di seluruh dunia, dan mungkin ada seseorang yang tidak mengetahui cerita Breonna Taylor,” kata Osaka setelah menang melawan kompatriotnya Misaki Doi di putaran pertama.

“Mungkin mereka akan mencarinya di Google atau semacamnya. Saya merasa semakin banyak orang tahu ceritanya, maka akan semakin menarik (perhatian) mereka,” katanya.

Osaka yang datang sebagai unggulan keempat itu menjadi salah satu petenis yang kerap melakukan protes terhadap isu ketidakadilan rasial di AS.

Dia bahkan mengaku semakin nyaman menjalani perannya sebagai aktivis atlet.

“Banyak orang bertanya kepada saya apakah saya merasa lebih stres sejak saya lebih sering menyuarakan suara saya?”

“Sejujurnya, tidak juga. Pada titik ini, jika kamu tidak menyukai saya, ya sudah.”

Di putaran kedua, Osaka selanjutnya akan menghadapi petenis Italia, Camila Girogi, yang sebelumnya juga membutuhkan tiga set untuk mengalahkan petenis Belgia Alison van Uytvanck 2-6, 6-1, 7-5 di babak pertama.



Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2026