Logo Header Antaranews Makassar

Ujian Seleksi CPNS Sulsel 6 Desember 2010

Jumat, 12 November 2010 17:57 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Provinsi Sulawesi Selatan secara serentak akan menggelar ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 6 Desember 2010.

"14-20 November 2010 periode pendaftaran dan ujian akan berlangsung 6 Desember 2010 sementara pengumuman hasil ujian rencananya akan dilakukan pada 20 Desember 2010 dan keputusan ini telah disepakati oleh seluruh kabupaten dan kota," jelas Kepala Badan Kepagawaian Daerah Sulsel Andi Murni Amien Situru di Makassar, Jumat.

Sekretaris Daerah Provinsi Andi Mualim mengatakan, formasi CPNS Sulsel telah diserahkan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan semua kabupaten dan kota telah menyatakan komitmennya untuk mengikuti tata laksana dan proses yang dilakukan pemerintah provinsi.

"Sesuai PP Nomor 19 2010 hal-hal seperti itu harus tunduk ke provinsi," katanya. Kemenpan juga telah menegaskan kalau ada kabupaten dan kota yang tidak mengikuti koordinasi gubernur akan diperiksa terlebih dahulu dan kemungkinan akan diberikan kesempatan.

"Proses seleksi ini membutuhkan koordinasi yang mantap karena menyangkut masalah standarisasi yang sama. Kita tidak larang tapi kita akan cek apa dan kenapa yang jelas semua menyatakan siap," tambahnya.

Sementara itu, mengenai mitra kerja sama pemprov dalam proses seleksi CPNS, ia mengatakan, kemungkinan besar yang akan dipilih menjadi mitra adalah Universitas Indonesia karena hingga hari ini baru dua lembaga dari UI yang bermohon untuk bekerjasama.

"Tapi kan sudah mau diumumkan besok kita menerima saja usulan yang ada dari UI yang akan dilaporkan ke gubernur untuk dipilih, karena sudah mendesak dan tidak ada lagi melamar," jelasnya.

Ia menegaskan, Universitas Hasanuddin yang selama ini menjadi mitra pemprov dalam seleksi bukan ditolak, namun karena memang tidak mengajukan permohonan. "Jadi bukan mengalihkan, siapa yang mau silahkan mengajukan permohonan, siapa yang mohon kita pertimbangkan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKD Makassar Sittiara mengimbau agar para calon pelamar tidak tergoda pada orang-orang yang menawarkan bantuan agar lulus dalam seleksi karena akan sangat merugikan calon pelamar itu sendiri.

Jika kedapatan, lanjutnya, akan diproses secara hukum. Menurutnya proses seleksi tahun ini berlangsung lebih ketat. "Lokasi ujian akan diacak, pendaftaran dilakukan melalui PT Pos Indonesia, posisi ujian pun tidak berdekatan. Jangan tergoda calo-calo dan panitia selalu mengantisipasi keberadaan joki," katanya. (T.KR-RY/I006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026