
Mentan : Pengadaan 70.000 Sapi Betina 2011

Mamuju (ANTARA News) - Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pengadaan bibit sapi betina pada 2011 dalam rangka pencapaian target swasembada daging 2014, sekitar 70.000 ekor.
Pemerintah pusat menargetkan pengadaan bibit sapi pada 2011 sekitar 70.000 ekor yang dibagikan di sejumlah wilayah di Indonesia untuk dikembangkan, kata Mentan saat menghadiri acara Badan Kerja Sama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, pemerintah menargetkan pengadaan sapi sekitar 70.000 ekor pada 2011, untuk menjadikan negara ini sebagai negara yang mengalami swasembada daging pada 2014.
Menurut Mentan, negara ini pada 1976 menjadi negara yang mampu mengekspor sapi karena sudah bisa berswasembada daging saat itu. Namun karena negara ini diterpa krisis maka 14 tahun kemudian, yakni pada 1990 negara ini melakukan impor sekitar 18.000 sapi.
Kemudian selama 20 tahun setelah impor tersebut, negara ini kemudian telah mengimpor sapi dalam bentuk lebih besar hingga 600.000 ekor yakni hingga 2010.
"Itu disebabkan karena tidak adanya proteksi di sektor peternakan karena, sekitar 200.000 bibit sapi dalam negeri dipotong masyarakat, padahal masih dapat berproduksi untuk meningkatkan ketersediaan stok daging nasional,"katanya.
Ia mengatakan, untuk mengembalikan kejayaan bangsa ini sebagai pengekspor daging sapi seperti pada 1976, pemerintah akan melakukan pengadaan bibit sapi betina hingga 70.000 ekor pada 2011.
Diharapkan pengadaan bibit sapi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya setiap daerah yang berpotensi mengembangkan ternak, agar target swasembada daging dapat benar-benar tercapai pada 2014. (T.KR-MFH/S004)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
