
PP Muhammadiyah Minta Sulbar Kembangkan Pendidikan

Mamuju (ANTARA News) - Pengurus Pusat Muhammadiyah meminta agar pemerintah di Provinsi Sulawesi Barat mengembangkan pendidikan seperti yang berkembang di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Pendidikan sangat besar manfaatnya ketika dikembangkan setiap daerah di Indonesia termasuk di Provinsi Sulbar, karena pendidikan akan memberikan 'multiplier effect' bagi pembangunan di setiap daerah," kata Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusat Muhammadiyah, Drs Safar Natsir, M,Si di Mamuju, Rabu.
Dia mengatakan, dalam acara wisuda sekitar 219 orang mahasiswa STIE Muhammadiyah di Hotel Maleo Mamuju, dihadiri Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh didampingi Ketua Muhammadiyah Muh Ali Candra Hapati Hasan serta ratusan keluarga wisudawan.
Ia mengatakan, seperti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling diperhatikan pemerintah untuk dikembangkan karena berkat pendidikan, daerah itu mampu mengalami pertumbuhan ekonomi.
"Bayangkan saja setiap tahun DIY mendapatkan pendapatan hingga Rp4,6 triliun dari sektor pendidikan karena pendidikan yang berkembang pesat di daerah itu, sehingga daerah itu disebut "kota pendidikan". Itu artinya setiap bulan DIY mendapatkan sekitar Rp347 miliar dari sektor pendidikan saja,"katanya.
Menurut dia, karena pendapatan dari sektor pendidikan di DIY tersebut maka produk domestik regional bruto (PDRB) DIY meningkat hingga 12,5 persen, karena pendidikan dari belanja ratusan ribu mahasiswa DIY dan sewa kontrakannya memberikan andil yang cukup besar bagi usaha kecil dan menengah yang tumbuh subur di DIY.
Oleh karena itu ia meminta agar "multiplier effect" sektor pendidikan bagi pendapatan di DIY tersebut harus ditiru di daerah lain di Indonesia, termasuk Sulbar agar pendidikan turut memberikan andil bagi pembangunan.
"Kalau daerah seperti Sulbar mau maju maka kualitas pendidikan harus dikembangkan dan ditingkatkan dengan memenuhi sarana dan prasarana yang dimilikinya oleh pemerintah,"katanya
Dengan begitu, kata dia, daerah akan maju dari sektor pendidikan dan akan memberikan "multiplier effect" bagi pembangunan dan pendapatan di daerah sehingga daerah akan maju.
Selain itu, kata dia, pengangguran akan diberantas karena tenaga siap pakai untuk lapangan kerja yang tersedia akan dipenuhi dari pendidikan yang berkualitas.(T.KR-MFH/Y006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
