Logo Header Antaranews Makassar

Bupati Bantaeng Ingatkan Jaga Pohon

Senin, 21 Februari 2011 21:47 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di hulu (pegunungan) untuk tetap menjaga tanaman, terutama pepohonan karena pohon dapat menampung air.

"Jaga tanaman, terutama pepohonan agar sumber air tetap terjaga. Sebaliknya, penebangan serampangan bisa mengakibatkan banjir dan berbagai bencana lainnya," kata Bupati pada Maulid Nabi Besar Muhammar SAW di Desa Bonto Tappalang, Bantaeng, Senin.

Maulid yang dihadiri tokoh masyarakat setempat, dibawakan hikmahnya oleh ustadz Abd Muthalib. Ia banyak menguraikan makna maulid dan sejarah Nabi Muhammad sejak lahir hingga meninggal dunia.

Menurut Bupati, bila sumber air tetap terjaga, Pemda akan membangun instalasi pengolahan air (IPA) di desa tersebut agar masyarakat memperoleh air bersih. Karena itulah, Pemda terus mendorong masyarakat agar terus mengembangkan pertanian.

Menyinggung pengembangan tanaman kopi, Bupati mengatakan, akan berupaya mencarikan bibit. "Insya Allah, kami akan mencarikan bibit kopi yang terbaik," tuturnya.

Sedang untuk menjangkau sumber-sumber produksi masyarakat, Pemda juga akan memberi perhatian terhadap perbaikan jalan. Untuk 2011, pembangunan jalan terkonsentrasi di dalam kota.

Semua ruas jalan di dalam kota tahun ini diperbaiki dan di hotmix, terangnya. Ia kemudian meminta masyarakat untuk tidak hanya semata memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tetapi juga dapat meneladani sikap dan perilakunya.

Bupati mengemukakan berbagai kegiatan yang dilakukan selama memimpin kabupaten berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini.

Selama 2,5 tahun memimpin Bantaeng, banyak hal yang sudah dilakukan, termasuk memperbaiki jalan untuk menunjang produksi. Di bidang kesehatan, rumah sakit yang sudah berusia 80 tahun segera dibenahi dengan membangun rumah sakit baru berlantai delapan dan dijadikan rujukan di bagian selatan Sulsel.

Bila tak ada aral melintang, instalasi rawat darurat (IRD) moderen tersebut akan diresmikan dalam waktu dekat, tuturnya sembari mengemukakan pentingnya menjaga kesehatan dan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sedini mungkin.

"Bila ada anak-anak tidak sekolah, segera laporkan ke Pemerindah Desa atau Kecamatan agar mendapat bantuan pendidikan. Ini penting agar generasi kita makin maju," tandasnya.

Bila ada yang menderita penyakit, terutama pada malam hari, dianjurkan untuk menghubungi Brigade Siaga Bencana (BSB) di nomor telepon 113. BSB yang dilengkapi mobil ambulance lengkap dengan dokter dan perawat tersebut siap menjemput.(T.KR-AAT/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026