
Penadah Tembaga Curian Masih Berkeliaran

Makassar (ANTARA News) - Lembaga swadaya masyarakat di Makassar menyayangkan pelaku yang diduga sebagai penadah tembaga curian milik PT. Telkom Kabupaten Takalar, Sulsel, masih berkeliaran di kota Makassar.
Pengurus DPC Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Makassar, Dodi. S, saat ditemui di Makassar, Sabtu, menyayangkan, penanganan kasus dugaan penadah tembaga curian tersebut belum tuntas.
Dia menilai, penanganan kasus tersebut masih tembang pilih, sebab masih ada pelaku yang merupakan penadah barang curian yang lebih besar berkeliaran bebas di daerah ini.
"Keluarga korban yang melapor kepada kami mengaku masih ada penadah yang membeli barang curian dalam jumlah besar berkasnya belum dilimpahkan ke kejaksaan," katanya.
Padahal, masih ada pelaku yang menadah barang curian lainnya yang diringkus bersama tersangka lainnya. "Bisa saja penadah yang belum disidangkan itu ada main dengan aparat. Aparat penegak hukum harus tuntas menyelesaikan kasus ini. Jangan pilih-pilih dalam melakukan proses hukum," ujarnya.
Sementara itu, keluarga tersangka kasus dugaan penadah barang curian tembaga seberat 400 ton, Idrus Bin Naju (32) melaporkan kepada perwakilan LSM di Makassar tentang adanya diskriminasi penanganan kasus yang dilakukan aparat setempat.(T.KR-HK/H-KWR)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
