
Ketinggian Perairan Sulbar Dua Meter

Mamuju (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan ketinggian gelombang laut di Perairan Mamuju, Sulawesi Barat, mencapai dua meter, sehingga harus diwaspadai nelayan yang akan melaut.
Kepala stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene, Edy Sofyan, di Majene, Minggu, meminta agar nelayan yang ada di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Mamuju Polman dan Majene, mewaspadai ketinggian perairan di Sulbar.
Ia mengatakan, ketinggian Perairan Sulbar cukup berbahaya bagi pelayaran, khususnya nelayan yang menggunakan perahu kecil karena ketinggian gelombang perairan Sulbar mencapai dua meter.
Apalagi, kata dia, di perairan Sulbar angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan cukup tinggi mencapai 40 kilometer per jam, angin itu dapat memicu gelombang tinggi dan bisa merusak kapal nelayan yang menggunakan perahu layar untuk menangkap ikan.
Oleh karena itu, ia meminta kepada nelayan di Mamuju yang tetap nekad melaut mencari ikan berhati-hati dan mewaspadai tingginya gelombang laut tersebut, karena cukup berbahaya.
"Nelayan diminta berhati-hati saat melaut di Perairan Sulbar, karena gelombang laut cukup tinggi dan dapat membahayakan pelayaran, apalagi fenomena badai Lanina di Sulbar yang memicu terjadinya hujan juga masih terjadi di perairan Sulbar," katanya.
Ia juga meminta agar kapal yang akan melakukan penyeberangan dari Kota Mamuju, Sulbar, menuju Balikpapan, Kalimantan Timur berupa kapal penumpang maupun kapal dagang harus tetap mewaspadai ketinggian gelombang sekitar dua meter itu.
"Kapal penumpang maupun kapal dagang diminta hati hati, begitu juga kapal dari daerah lain harus mewaspadai gelombang tinggi diperairan sulbar," katanya.(T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
