
Unhas-UIN Jalin Kerjasama

Makassar (ANTARA News) - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Selasa, menandatangani nota kesepahaman berkaitan dengan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Naskah kerja sama ditandatangani Rektor Unhas Prof Dr dr Idrus A Paturusi dan Rektor UIN Prof Dr H. Abd Qadir Gassing, HTMS di Rektorat Unhas.
Dalam kerja sama yang berlangsung tiga tahun itu, kedua pihak sepakat melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat, pemanfaatan dan pengembangan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan lingkungan secara kelembagaan. Kedua pihak sepakat menyediakan fasilitas untuk digunakan bersama.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi mengatakan, Kampus Unhas di Gowa bertetangga dengan Kampus UIN di Samata, Gowa yang jaraknya berkisar 3,5 km. Ke depan antara kedua kampus ini dapat terjalin komunikasi yang baik dalam melaksanakan kegiatan bersama.
"Kampus Fakultas Teknik di Gowa diperkirakan akan rampung 2013. Kini gedung Arsitektur dan Sipil sudah mulai tampak dari luar," kata Rektor Paturusi pada acara yang dihadiri Wakil Rektor III dan IV Unhas dan tiga Pembantu Rektor UIN.
Rektor mengharapkan kerja sama ini dapat diimplementasikan dengan baik ke depan untuk kemajuan dan pemgembangan kedua institusi.
Rektor UIN Abd Qadir Gassing mengatakan, perguruan tinggi yang baru beberapa puluh hari dipimpinnya masih sangat mengharapkan bantuan tenaga Unhas, terutama untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat.
"Pejabat Dekannya kami kembalikan, tetapi mohon dikirim penggantinya," kata Qadir Gassing.
Dia menambahkan, untuk FKM, pejabat Dekan dan Pembantu Dekan I harus dari Unhas yang sudah memiliki FKM, karena demi kepentingan kurikulum dan silabus perkuliahan. Sekitar 90 persen isi kurikulum masih bersumber dari Unhas.
"Fakultas ini belum bisa mandiri, meski saat ini kami sudah memiliki 600 orang dosen," sebut Qadir Gassing, kemudian menambahkan, sumber daya staf pengajar UIN masih mengharapkan seluruhnya dari penerimaan CPNS, terkecuali ada yang mau pindah dari institusi pendidikan yang lain, jika memenuhi syarat.
Selain berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, UIN mengharapkan kerja sama dengan Unhas juga berkaitan dengan penelitian dan laboratorium.
"UIN ke depan akan memiliki laboratorium produk halal," ujar Rektor.
Ia menjelaskan, kini sudah antri 36.000 produk yang hendak memperoleh sertifikasi halal, sementara setiap tahun hanya dapat diselesaikan sekitar 2.000 produk. UIN sudah memiliki tenaga sumber daya manusia untuk pekerjaan sertifikasi produk halal tersebut.
Berkaitan dengan hajat mendirikan Fakultas Kedokteran, sebut Qadir Gassing, Kampus I di jalan Sultan Alauddinn akan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan rumah sakit hyang menjadi syarat berdirinya Fakultas Kedokteran.
"Luasnya berkisar enam hektare dan tinggal ditata ulang sesuai kebutuhan rumah sakit," ujarnya.(T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
