
Pejabat dan Pengusaha Sulsel Serahkan SPT

Makassar (ANTARA News) - Hampir seluruh pejabat unsur Muspida dan pengusaha Sulawesi Selatan dan Kota Makassar serentak menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan, tahun pajak 2010, pada pekan panutan penyampaian SPT di Makassar, Jumat.
Penyampaian SPT Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi menjelang batas akhir penyampaian 31 Maret 2011 ke dalam "drop box" juga dilakukan secara bergantian Bupati Maros, Bupati Gowa, dan Wakil Bupati Pangkep.
Fasilitas "drop box" ditempatkan di gedung perkantoran dan pusat-pusat perbelanjaan demi memudahkan pelayanan pembayaran pajak. Untuk Makassar, fasilitas ini ada di Karebosi Link, Trans Studio.
Pelayanan tersebut telah meningkatkan indikator kepatuhan wajib pajak dari di bawah 40 persen pada 2008 menjadi 58,16 persen pada 2009.
Direktorat Jenderal Pajak, Fuad Rahmany yang juga melakukan peresmian gedung Kanwil Pajak Sulselbartra, mengajak masyarakat Sulsel berbondong-bondong menyerahkan SPT.
"Konsekuensi sebuah negara harus dibiayai oleh segenap bangsa Indonesi, melalui wajib pajak," ucapnya dan menantang Sulsel menjadi provinsi wajib pajak terbaik Indonesia.
Ia menyebut setidaknya terdapat Rp708 triliun pajak yang harus di kumpulkan Dirjen Pajak sepanjang 2010. Tentu saja dibutuhkan kesadaran para wajib pajak untuk melunasinya.
Dari pajak tersebut, lanjutnya, dikembalikan 30 persen ke APBD, serta membayar utang-utang negara agar tidak terus membengkak.
"Kalau terlalu banyak utang, nanti kita sulit bayar. Ke depan kita tidak perlu lagi utang, sehingga anak cucu kita tidak terbebani," ucapnya.
Kepala Kanwil DJP, Angin Prayitno Aji, mengatakan pelayanan SPT saat ini lebih mudah karena bisa disampaikan di Kanwil DJP mana saja, misalnya, wajib pajak Sulsel bisa menyampaikan SPT di 31 Kanwil DJP di Indonesia.(T.KR-AAT/B012)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
