
Peserta UN SMP Capai 18.707 Siswa

Mamuju (ANTARA News) - Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, menyebutkan jumlah peserta Ujian Nasional untuk tingkat SMP/sederajat mencapai 18.707 siswa yang tersebar pada lima kabupaten di wilayah itu.
Sekretaris Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Syamsir Syam di Mamuju, Kamis, mengemukakan, setelah dilakukan proses administrasi jumlah peserta UN yang tersebar di lima kabupaten maka semua siswa kelas IX SMP sederajat yang telah terdaftar telah mencapai sekitar 18.707 siswa.
"Seluruh siswa ini telah dinyatakan siap menghadapi UN terkecuali jika nantinya ada terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki atau berhalangan hadir,"kata dia.
Dikatakannya, secara terperinci maka jumlah siswa IX SMP negeri mencapai 14.789 orang terdiri atas 6.949 laki-laki dan 7.837 perempuan dari 337 sekolah yang ada di lima kabupaten.
Sedangkan untuk sekolah swasta setingkat SMP atau Madrasah Tsanawiyah tercatat jumlah peserta UN mencapai 3.918 orang terdiri atas 2.087 laki-laki dan 1.831 perempuan.
"Total jumlah peserta UN untuk tingkat SMP sederajat baik sekolah negeri maupun swasta mencapai 18.704 orang,"ungkapnya.
Dikatakannya, jumlah sekolah penyelenggaran UN tingkat SMP yang terdaftar mencapai 199 sekolah masing-masing untuk kabupaten Mamuju sebanyak 51 sekolah, Majene 32 sekolah, Polman 55 sekolah, Mamasa 38 sekolah dan Mamuju Utara sebantak 23 sekolah.
Syamsir menambahkan, pelaksanaan UN tahun ini mengalami beberapa perubahan dari pelaksanaan tahun sebelumnya diantaranya proses naskah dan lembar soal UN tak lagi dikerjakan Diknas dan melibatkan langsung dari Kementerian Pendidikan Nasional dan pihak Universitas Negeri Makassar.
Ia berharap, para siswa SMP sederajat yang akan menghadapi pelaksanaan UN agar lebih giat belajar dan meyakini kemanpuan diri sendiri.
"Para siswa diharap mampu berpacu untuk meningkatkan kemanpuan diri sehingga kelak berhasil menuntaskan naskah UN yang akan dikerjakan pada 25 hingga 28 April 2011,"kuncinya.
(T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
