
Masyarakat Marginal Makassar Demo Hari Bumi

Makassar (ANTARA News) - Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerhati lingkungan yang tergabung dalam Masyarakat Marginal di Makassar melakukan aksi demo memperingati Hari Bumi se-dunia.
"Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi planet Bumi yang semakin kritis, karena itu perlu penyadaran terus-menerus untuk menyelamatkan bumi," kata salah seorang aktivis lingkungan Zulkarnaen di Makassar, Jumat.
Menurut dia, momen Hari Bumi yang selalu diperingati setiap tanggal 22 April, harus menjadi ajang introspeksi bersama untuk mengantisipasi dan menekan kerusakan di atas bumi.
Dia mengatakan, kerusakan bumi yang terjadi di berbagai belahan dunia, tergambar nyata dalam bentu bencana, pemanasan global maupun perubahan iklim.
"Kerusakan bumi sebagian besar disebabkan oleh ular segelintir orang yang berkuasa dan serakah," katanya.
Sementara dampak dari kerusakan alam itu, lanjut dia, korbannya kebanyakan perempuan dan anak. Kondisi inilah yang terjadi terus-menenus akibat pengurasan sumber daya alam yang tidak memperhatikan keseimbangan alam.
Selain melakukan orasi yang intinya menyerukan penyelamatan bumi, aktivis lingkungan juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan tentang keprihatinan terhadap kerusakan bumi.
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Makassar juga melakukan aksi demo memperingati Hari Bumi di kampusnya, Kamis (21/4).
(T.S036/S019)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
