Logo Header Antaranews Makassar

Distribusi BBM di Sulsel Relatif Lancar

Kamis, 28 April 2011 18:08 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang menyatakan, sejauh ini distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sulsel relatif lancar.

Hal tersebut dikemukakannya usai Sosialisasi Pengawasan dan Pengendalian BBM Bersubsidi di Makassar, Kamis.

"Kalau di Sulsel selalu ada koordinasi bagaimana distribusi lancar. Yang menjadi penghambat itu kalau ada jalan putus. Kalau dari sisi tepat waktu dan tempat saat ini masih aman karena ketersediaan pasokan," jelasnya.

Terkait perencanaan pengawasan dan pengendalian BBM bersubsidi agar tepat sasaran, pemerintah provinsi masih membutuhkan data-data terbaru mengenai jumlah kendaraan bermotor.

Setelah data yang dibutuhkan diperoleh, langkah berikutnya adalah menata arus lalu lintas termasuk memperbaiki kondisi jalan.

"Tapi sampai sekarang distribusi BBM kita sangat bagus. Sampai sekarang rata-rata BBM oplosan sudah tidak ada lagi di depo-depo pengisian," tambahnya.

Sementara itu, General Manager Pertamina BBM Retail Region VII Sulawesi Ferdy Novianto, menjelaskan, kenaikan harga Pertamax dari Rp6500 menjadi Rp9000 pada Februari 2011, juga ikut memicu kembali peningkatan konsumsi premium bersubsidi.

"Kita mulai menghimbau masyarakat, terutama masyarakat mampu yang memanfaatkan subsidi. Kalau punya mobil mewah kenapa masih menggunakan premium bersubsidi, kalau dibiarkan terus, pemerintah uangnya tidak mampu. Apalagi harga minyak dunia terus meningkat," ujarnya.

Ia memaparkan, dalam satu hari pihaknya menjual premium sebanyak 642 ton per hari di Kota Makassar dan Sulsel 2.025 kilo liter per hari sementara seluruh Sulawesi 4.300 kilo liter per hari.

"Jadi Sulsel konsumsinya hampir 48 persen dari seluruh Sulawesi," ujarnya yang menambahkan kuota BBM seluruh Sulawesi pada 2011 sebanyak 1,36 juta kiloliter. (T.KR-RY/B012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026