
800 Kader Golkar Ikuti Kegiatan TOT

Mamuju (ANTARA News) - Sedikitnya 800 kader partai Golongan Karya se-Provinsi Sulawesi Barat, mengikuti kegiatan "pelatihan untuk tenaga pelatih" atau training of trainers (TOT) yang dilaksanakan di Mamuju, selam dua hari mulai Jumat.
Pembukaan TOT ini dilaksanakan langsung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Golkar Sulbar, H.Anwar Adnan Saleh, sekaligus mewakili Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar dan dihadiri beberapa pengurus senior partai Golkar di antaranya, Ibnu Munsir dan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulbar.
Sebelum TOT digelar, ketua DPW Partai Golkar Sulbar juga melantik pengurus organisasi yang dilahirkan partai berlambang pohon beringin itu seperti pengurus Kader Perempuan Partai Golkar (KPPG), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Lembaga Pengembangan Keuangan (LPK).
Dalam kesempatan itu, Anwar Adnan Saleh, mengemukakan, partai Golkar telah mencanangkan tahun 2011 sebagai tahun kaderisasi guna mencapai target memenangkan pemilihan umum legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2014.
"Partai Golkar melaksanakan TOT bukan hanya di Sulbar, tetapi juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Pada Jumat (20/5)ini ada sembilan provinsi melaksanakan kegiatan yang sama dan beberapa provinsi lain juga telah menyelesaikan kegiatan serupa," kata dia.
Anwar Adnan Saleh yang juga menjabat Gubernur Sulbar lebih lanjut mengatakan, kegiatan TOT di Sulbar sengaja dilaksanakan pada 20 Mei karena hari tersebut merupakan hari Kebangkitan Nasional.
"Pertimbangan inilah sehingga partai Golkar memilih 20 Mei yang diharapkan menjadi momentum sebagai hari kebangkitan kembali partai beringin," tuturnya.
Dia mengemukakan, Golkar salah satu partai lama yang pernah meraih kejayaan pada masa orde baru. Dalam perjalanannya, beberapa kader Golkar memilih keluar dari Golkar dengan mendirikan partai baru di masa reformasi.
"Partai Golkar tetap legowo atas sikap kader yang memilih membangun partai baru di masa reformasi ini dan itu tetap kami sikapi secara bijaksana," katanya.
Ia juga menyampaikan, partai Golkar harus banyak berkarya kepada rakyat karena suara rakyat adalah suara Golkar dan suara Golkar adalah suara rakyat.
"Partai Golkar harus kembali merebut kejayaan dan menjadi pemimpin di negeri ini pada 2014 dan apabila itu tercapai bukanlah sesuatu yang istimewa bagi Golkar karena sebelumnya juga sudah teruji menjadi pemimpin di negeri ini," katanya menjelaskan. (T.KR-ACO/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
