Logo Header Antaranews Makassar

Polisi Tahan Dalang Aksi Anarkis di Tidore

Senin, 23 Maret 2009 08:06 WIB
Image Print

Ternate (ANTARA Sulsel) - Polda Maluku Utara (Malut) menahan lima warga yang diduga sebagai dalang aksi anarkis dalam demo warga Kelurahan Bobo, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) di Kelurahan Bobo pada Minggu (22/3).

"Dari 15 warga Bobo yang kita periksa terkait aksi anarkis tersebut, lima di antaranya ditetapkan jadi tersangka dan ditahan di Polda Malut", kata Kabid Humas Polda Malut AKBP Nugraha Aristawarman, di Ternate, Senin.

Kelima warga tersebut masing-masing berinisial HM, KA, AH, AK, dan HA. Mereka ini sesuai hasil pemeriksaan terbukti menjadi dalang dalam aksi tersebut.

Menurut Nugraha, jumlah tersangka dalam aksi anarkis tersebut tidak tertutup kemungkinan akan bertambah, karena polisi masih tetap engembangkan penyidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.

Aksi anarkis pada Minggu tersebut bermula ketika ratusan warga Bobo memblokir jalan yang menghubungkan Pelabuhan Rum Tidore dengan Soa Sio, ibu kota Tikep selama 9 jam, akibatnya arus lalu lintas di jalur utama itu macet total.

Polisi bersama Pemkot Tidore dan Sultan Tidore, kata Nugraha, berusaha melakukan negosiasi dengan warga agar menghentikan aksi blokir jalan tersebut, tapi upaya itu justru ditanggapi warga dengan melakukan pelemparan kepada polisi dan Sultan Tidore, sehingga tiga anggota polisi mengalami cedera luka akibat terkena lemparan.

Warga Kelurahan Bobo melakukan aksi blokir jalan tersebut karena mereka selama ini merasa kurang diperhatikan oleh Pemkot setempat, selain itu juga ada seorang oknum guru yang mengajar di kelurahan mengeluarkan pernyataan yang dinilai melecehkan keberadaan masyarakat Bobo.

Ia menambahkan, kasus tersebut ditangani langsung Polda Malut, sementara situasi di Kelurahan Bobo saat ini sudah normal dan tidak ada lagi warga yang melakukan aksi pemblokiran jalan.
(T.PK-AF/M015)