
Investor Rusia Kelola Batubara Matra

Mamuju (ANTARA News) - Investor dari Rusia berniat akan mengelola batubara di Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat untuk dikembangkan menjadi pembangkit listrik.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh saat berkunjung di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Senin, mengatakan, salah satu investor dari Rusia telah menyatakan niatnya untuk mengelola tambang batu bara di Kabupaten Matra.
Ia mengatakan, keseriusan investor Rusia untuk mengelola batu bara di Kabupaten Matra, telah dinyatakan dengan membangun komitmen dengan Pemerintah di Provinsi Sulbar.
"Pada tanggal 25 Juli Tahun 2011 investor dari negara Rusia itu akan segera melakukan pertemuan dengan Pemprov Sulbar sebagai bentuk komitmennya untuk mengelola tambang batubara di Matra," katanya.
Menurut dia, investor Rusia tersebut berniat mengelola tambang batu bara di kabupaten Matra untuk menjadikan batu bara tersebut sebagai sumber tenaga pembangkit listrik di wilayah itu.
Gubernur mengatakan, investor negara rusia itu berniat membangun pembangkit listrik bertenaga batu bara untuk memenuhi kebutuhan listrik di Matra dalam rangka menumbuhkan industri dan mendorong investasi di segala bidang di daerah itu.
"Investor Rusia berniat melakukan investasi total di Matra dengan mengelola sumber daya alam di Matra sehingga untuk melakukan investasi itu maka terlebih dahulu harus membangun sarana listrik melalui investasi pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara," katanya.
Menurut dia, pembangkit listrik yang akan dibangun di Kabupaten Matra oleh investor Rusia itu akan berkekuatan sekitar 150 mega watt.
"Daya listrik yang akan dihasilkan dari investasi itu selain ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan listrik di Matra khususnya untuk mendorong pembangunan industri, juga diperuntukkan bagi suplai listrik untuk sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah," katanya.
Ia berharap masyarakat daerah Matra dapat mendukung investasi yang akan dilakukan investor Rusia itu karena akan berperan memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (T.KR-MFH/D009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
