Logo Header Antaranews Makassar

Kasdam : Pelaku Terori Poso Masih Terisolir

Selasa, 21 Juni 2011 21:06 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana Brigjen TNI Subekti menyatakan komplotan teroris yang melakukan penembakan kepada anggota Polri beberapa waktu lalu di Poso, Sulawesi Tengah diduga masih terisolir di daerah itu.

"Kemungkinan masuknya komplotan teroris di Sulawesi Selatan melalui jalur perbatasan itu bisa saja terjadi, namun sejauh ini belum ada laporan kalau wilayah Sulsel disusupi teroris," ujarnya saat memperingati Karya Bakti TNI di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, kepastian keamanan itu didapatkan berdasarkan laporan dari intelijen TNI AD, koordinasi masyarakat, pemerintah daerah hingga ke tingkat warga dan juga koordinasi langsung ke Polda Sulselbar, Polda Sulteng, serta LSM.

Beberapa cara yang ditempuh dalam meningkatkan koordinasi ditingkat warga, melakukan pemeriksaan terhadap orang asing serta meningkatkan kewaspadaan di perbatasan.

"Kita setiap saat selalu waspada dan salah satu cara bentuk kewaspadaan yakni dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang asing dan barang bawaannya. Baik yang masuk lewat perbatasan, maupun ke dalam kerumunan warga," katanya.

Ia menuturkan, dengan menjalin kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat, maka deteksi dini dapat dilakukan sehingga dengan sendirinya akan tercipta suasana kedamaian tanpa harus selalu waspada.

Sebelumnya, Polri menangkap 18 tersangka teroris di Poso, Jakarta, Kalimantan Timur, Bandung, dan Pekalongan. Tiga di antaranya meninggal dunia.

Setelah ditelusuri, tersangka teroris yang tertangkap di Poso, Jakarta, Kalimantan Timur, dan Pekalongan ternyata terkait dengan jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Mereka merencanakan balas dendam kepada polisi karena menangkap Abu Bakar Ba'asyir. (T.KR-MH/M027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026