Logo Header Antaranews Makassar

Pariwisata Makassar tidak Punya Master Plan

Senin, 27 Juni 2011 02:44 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Perkembangan sektor pariwisata di Makassar, Sulawesi Selatan, dinilai tidak efektif apabila tidak mengunakan master plan.

"Harusnya setiap tempat-tempat pariwisata dan jenis usaha terkait pariwisata untuk mendukung visit Makassar year 2011 harus mempunyai master plan," kata Sekertaris Pansus Rancangan Peraturan Daerah Tanda Daftar Usaha Pariwisata, Mudzakkir Ali Djamil, di Makassar, Minggu.

Ia mengatakan, master plan atau dikenal sebagai rencana induk penataan strategi untuk penerapan objek pariwisata di Makassar sampai saat ini hampir tidak ada, bahkan sejumlah tempat wisata tidak diketahui para pelancong lokal maupun asing.

"Harus ditekankan pada master plan, seperti ojek wisata dan jenis usaha pariwisata apa saja yang akan dibuat, jangan sampai menjadi persoalan dikemudian hari," ungkap legislator PKS itu.

Anggota DPRD Makassar membidangi Komisi C bidang pembangunan ini menyatakan, pemerintah kota dalam hal ini Dinas Pariwisata mesti memberikan "design master plan" untuk dibahas di DPRD terkait infrastruktur objek wisata dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

"Sampai saat ini Dinas Pariwisata tidak pernah memberikan design master plan untuk dibahas, boleh dikata pariwisata di Makassar tidak punya master plan. Bagaimana mempromosikan pariwisata kalau tidak punya acuan," ujarnya.

Ketua Pansus Ranperda TDUP, Nuryanto G Liwang menambahkan, master plan merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi untuk menjalankan pembangunan, apalagi sektor pariwisata merupakan sektor riil yang dianggap mampu menghasilkan keuntungan.

"Memang seharusnya kepariwisataan mempunyai master plan sebagai acuan dalam pelaksanaan pembangunan di sektor pariwisata," ucapnya. (T.PSO-282/F003)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026