Logo Header Antaranews Makassar

Stok Ayam dan Telur Sulsel Aman

Kamis, 7 Juli 2011 20:37 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Dinas Peternakan menyatakan stok ayam dan telur di di Provinsi Sulawesi selatan aman, kendati terjadi wabah flu burung yang mematikan sedikitnya 38 ribu ayam di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Kepala Dinas Peternakan Sulsel Murtala Ali di Makassar, Kamis, mengatakan, persediaan ayam Sulsel mencapai satu juta ekor lebih, sehingga kejadian flu burung yang belum berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

"Jelang bulan puasa, stok kita aman. Di Sulsel, selain Sidrap, ada beberapa daerah lain yang juga memasok ayam yakni Kabupaten Pangkep, Takalar, Kota Makassar dan Kabupaten Gowa," ujarnya.

Dia menjelaskan, virus flu burung di Sidrap paling banyak menyerang jenis ayam petelur dengan jumlah lebih dari 31 ribu ekor, disusul enam ribu ayam pedaging dan 693 ayam kampung.

Sebelumnya, dilaporkan tiga kecamatan di Sidrap yang menjadi daerah peternakan ayam dan itik petelur dilanda wabah penyakit yang menyerang unggas tersebut. Berdasarkan laporan Dinas Peternakan Sulsel, sekitar 38 ribu ayam telah mati mendadad hingga Kamis (7/7).

Menurut Murtala, Dinas Peternakan sudah melakukan tes dan menyatakan positif ribuan ayam tersebut positif terinfeksi flu burung. Namun status kematian ayam tersebut belum menjadi KLB karena laporan yang masuk baru dari satu kabupaten saja.

Pada tahun 2011 ini, serangan virus flu burung pertama kali muncul di kabupaten Luwu Timur dan Luwu Tenggara. Namun kejadan tersebut bisa tertangani, hingga akhirnya masuk laporan baru dari Sidrap.

Kasus serupa juga terjadi di Parepare dan Maros. Sidrap bersama Pinrang, dan Maros, menjadi daerah endemik flu burung sejak tahun 2005 lalu.(T.KR-AAT/S006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026