
Pemkab Polman Diminta tidak Lagi Percayai Askes

Mamuju (ANTARA News) - LSM Laskar Anti Korupsi Provinsi Sulawesi Barat meminta agar pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) tidak lagi mempercayai PT Asuransi Kesehatan (Askes) Cabang Polman, dengan menjalin kerjasama.
"Pemkab Polman, kami minta jangan lagi mempercayai PT Askes Cabang Polman, karena diduga sudah merugikan keuangan daerah di Polman," kata Ketua Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat (Lak-Sulbar), Muslim Fatillah Azis di Mamuju, Selasa.
Ia meminta agar Pemkab Polman tidak lagi menjalin kerjasama dengan PT Askes di Polman dalam melakukan pelayanan jasa kesehatan kepada masyarakat miskin yang membutuhkan pelayanan di Polman pada tahun ini, karena PT Askes yang bekerjasama dengan Pemkab Polman tahun sebelumnya diduga hanya menimbulkan kerugian keuangan daerah.
"Percaya Askes dengan menjalin kerjasama, berarti Pemkab Polman, menghianati rakyat, karena rakyatlah yang selama ini dirugikan PT Askes di Polman, karena layanan kesehatan terhadap mereka tidak dilayani secara maksimal PT Askes," katanya.
Menurut dia, PT Askes di Polman, sementara ini sedang berusaha untuk mendapatkan kembali kepercayaan pemerintah di Polman untuk kembali menjalin kerjasama dengan Pemkab Polman, dengan terus melakukan proses lobi.
Hal itu kata dia, tidak usah digubris karena dengan bekerjasama Askes tidak ada gunanya dan tidak akan berdampak kepada masyarakat secara luas untuk peningkatan kesehatannya, karena mereka juga akhirnya tidak dilayani kesehatannya.
"RSUD Polman sebelumnya telah mengakui bahwa Pemkab Polman mengalami kerugian sekitar Rp200 juta dengan bekerjasama Askes, pada tahun sebelumnya, karena PT Askes tidak melayani seluruh masyarakat miskin Polman yang sesungguhnya akan disanggupinya untuk dilayaninya kesehatannya," katanya.
Ia mengatakan, PT Askes dianggap tidak melayani masyarakat miskin di Polman, karena PT Askes hanya melayani sebagian saja masyarakat miskin berdasarkan datanya sendiri melalui data Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU), yang data itu tidak melayani seluruh masyarakat miskin di Polman.
"Kerugian yang harus ditanggung Pemkab Polman akibat bekerjasama dengan PT Askes yang tidak profesional melayani masyarakat miskin, harus dijadikan pelajaran dan jangan hal itu diulangi kembali karena akan konyol dan melukai masyarakat, bayangkan kalau kembali akhirnya masyarakat terlantar karena PT Askes tidak melayaninya ini sangat ironi," katanya.
Untuk itu, ia meminta agar Pemkab Polman dapat berpikir jernih dan jangan mudah dibujuk untuk kembali melakukan kerjasama, Pemkab Polman harus konsisten berpihak kepada rakyat dengan tidak membiarkan masyarakatnya dilayani kesehatannya secara tidak bertanggung jawab.
"Lebih baik pemerintah sendiri melayani masyarakatnya, karena itu akan lebih baik dari pada memberikan kembali kesempatan kepada PT Askes yang tidak bertanggung jawab sebab banyak masyarakat miskin tidak dilayani klaim pengobatannya," katanya. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
