Logo Header Antaranews Makassar

Harga Daging Ayam di Polman Naik

Sabtu, 27 Agustus 2011 03:49 WIB
Image Print

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Harga daging ayam di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sejak Jumat, 26 Agustus, mulai merangkak naik.

Pedagang ayam di Pasar Sentral Pekkabata, Polman, Amirullah, Jumat, mengaku daging ayam di Pasar Sentral Pekkabata, sejak Jumat mengalami kenaikan hingga Rp4 ribu per kilogram untuk jenis ayam potong maupun ayam kampung.

"Jika dibandingkan, harga ayam potong sehari sebelumnya masih Rp20 ribu per kilogram, saat ini kami menjualnya dengan harga Rp23 ribu per kilogram, dengan ukuran rata-rata untuk satu ekor ayam potong biasanya seberat dua kilogram," jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar warga membeli ayam dua kilogram, sebab sesuai rata-rata ayam per ekor seberat dua kilogram dan dijual dengan harga lebih Rp1.000, atau Rp45 ribu per ekor dan yang membeli satu kilogram diberi standar harga Rp23 ribu.

Sedangkan untuk harga ayam kampung, sehari sebelumnya seharga Rp39 ribu per kilogram, setelah mengalami kenaikan rata-rata pedagang menjualnya dengan harga Rp42 per kilogram.

"Kami tidak mengetahui mengapa terjadi kenaikan satu hari terakhir ini, sebab kami hanya menjual sesuai dengan harga yang dipatok oleh para pemaaok. Jika mengalami kenaikan, otomatis kami juga akan menaikkan harga dan begitu pula sebaliknya," ungkapnya.

Selain itu, salah satu pemicu naiknya harga daging ayam karena permintaan pembeli yang dianggap sudah mulai meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Diperkirakan, para pemasok daging ayam menaikkan harga karena melihat kebutuhan yang sudah mulai meningkat.

Ia mengatakan, sejak hari ini kebutuhan pembeli teharap daging ayam potong maupun daging ayam kampung meningkat dua kali lipat sehingga sejumlah pedagang kewalahan melayani pembeli.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Polman, Syahruddin Haruna mengatakan kenaikan harga daging ayam merupakan hal yang wajar, karena sebelumnya belum pernah terjadi kenaikan yang cukup berpengaruh.

"Itu wajar saja, karena beberapa hari ke depan kebutuhan daging ayam pasti akan mengalami peningkatan yang cukup drastis dan mengakibatkan harganya juga akan mengalami kenaikan. Yang penting kenaikannya masih wajar-wajar saja," tukasnya. (T.PSO-284/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026