Logo Header Antaranews Makassar

Pesan Moral AAS Dinilai Berkualitas

Minggu, 25 September 2011 02:12 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pesan moral yang disampaikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga, dengan tagline "AAS" dalam acara ikrar kampanye damai dinilai sangat santun dan berkualitas sebagai sosok pemimpin di daerah ini.

"Kami anggap pesan-pesan moral yang disampaikan pasangan cagub-cawagub AAS saat memberikan arahan kepada massa simpatisan tiga pasangan calon dalam ikrar damai tersebut sangat baik. Ajakan untuk berdamai di pilkada sesuatu yang harus dilakukan oleh semua pasangan calon," kata salah seorang pemerhati Pilkada Sulbar, Adi Arwan Alimin di Mamuju, Sabtu.

Menurutnya, seruan berupa ajakan untuk tetap mengedepankan kebersamaan, persaudaraan tanpa harus melakukan pertikaian diantara sesama pendukung adalah hal yang sangat dinantikan masyarakat.

"Kandidat pasangan cagub-cawagub harus menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat. Ini penting dalam rangka memberikan pendidikan politik yang santun kepada masyarakat," kata Adi Arwan yang juga merupakan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar.

Ia mengatakan, dengan adanya pesan moral yang disampaikan AAS pada ikrar kampanye damai, maka secara tidak langsung akan memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

Tidak kalah pentingnya, kata dia, AAS juga telah menyampaikan seruan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk tidak membesar-besarkan masalah kesukuan, ras maupun agama.

"Persoalan suku, agama maupun ras tidak boleh dijadikan bahan kampanye. Daerah ini diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat yang ada di tanah afdeling Mandar mulai dari daerah Paku, Kabupaten Polewali Mandar hingga ke ujung utara, Sureman Kabupaten Mamuju Utara. Jadi siapapun yang hidup di tanah afdeling Mandar maka orang tersebut berhak mendapat perlakuan yang sama dari seorang pemimpin di daerah ini," paparnya.

Adi juga mengatakan, pasangan nomor urut satu, Salim S Mengga, juga dinilai berkualitas dengan memberikan seruan agar pasangan calon tak curang di pilkada.

"Saya rasa pesan moral berupa imbauan untuk melakukan kampanye yang santun dan tidak anarkis yang diucapkan Pak Salim sesuatu yang harus diperhatikan oleh setiap calon pemimpin di daerah ini," katanya.

Intinya kata dia, tiga pasangan yang bertarung di pilgub ini masing-masing memiliki kelebihan dan memang layak menjadi gubernur untuk periode lima tahun mendatang. Walau begitu, tetap saja ada yang paling pantas untuk membawa daerah ini menjadi lebih baik.

"Incumbent yang maju di pilgub tahun ini juga telah mampu membuktikan diri sebagai sosok pemimpin yang berhasil. Mengedepankan kepentingan umum tanpa mengedepankan kepentingan pribadi maupun golongan," ujar Adi. (T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026