Logo Header Antaranews Makassar

KPU Rahasiakan Panelis Debat Kandidat Cagub Sulbar

Rabu, 5 Oktober 2011 22:12 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat bersama pengelola Metro TV hingga kini merahasiakan nama panelis dalam acara debat kandidat pasangan calon gubernur Sulbar.

"Panelis acara debat kandidat cagub Sulbar masih dirahasiakan. Ini merupakan kesepakatan antara KPU dan Metro TV, guna menjaga agar debat kandidat berlangsung fair, jujur serta berkualitas,"kata Anggota KPU Sulbar Pokja Kampanye, Siti Aminah di Mamuju, Rabu.

Menurutnya, tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulbar akan uji nyali melalui debat kandidat yang nantinya disiarkan langsung Metro TV pada, Kamis (6/10) pukul 17.00 hingga pukul 18.00 WITA.

"Kegiatan debat kandidat Live Metro TV merupakan hal yang pertama kali dilaksanan sejak provinsi ini melaksanakan pilgub. Kegiatan debat tersebut akan dilaksanakan di studio Metro TV Kedoya, Jakarta Barat,"ungkapnya.

Ia menyampaikan, dalam kegiatan debat kandidat tersebut tidak akan membuka peluang atau kesempatan terjadinya interaksi antara penalis dengan tim atau pasangan calon sebelum debat kandidat dimulai.

Aminah mengemukakan, acara debat kandidat ini sangat penting untuk dilaksanakan sehingga masyarakat luas khususnya di Sulbar, mengetahui apa yang menjadi visi dan misi para calon pemimpin Sulbar periode 2011-2016.

"Tujuan acara debat ini sangat jelas yakni bagaimana publik ikut mendalami lebih jauh visi misi para calon pemimpin Sulbar. Kita harap, masyarakat bisa menilai siapa cagub yang layak dipilih pada hari H 10 Oktober 2011" kata Aminah.

Jelang dilaksanakannya acara debat, kata dia, saat ini pihak KPUD Sulbar dan Metro TV akan segera menggelar pertemuan teknis tentang susunan acara.

"Yang pastinya, salah satu materi dalam debat kandidat menyangkut soal otonomi daerah,"ungkapnya.

Aminah menambahkan, kegiatan debat kandidat ini sengaja dilaksanakan di Jakarta akibat persoalan terbatasnya anggaran yang tersedia di KPU.

"Pertimbangan anggaran sehingga kegiatan ini terpaksa dilaksanakan di Jakarta dan kedua untuk menghindari terjadinya gesekan antara pendukung pasangan calon saat acara berlangsung,"pungkasnya.(T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026