
Uang Beredar di Makassar Rp1 Trilliun Sehari

Makassar (ANTARA News) - Uang yang beredar di Kota Makassar mencapai Rp1 triliun per hari dari sumbangan aktivitas ekonomi di kota berjulukan "anging mammiri" ini.
"Ini menunjukkan perkembangan ekonomi kota ini semakin pesat sebagai sumbangan mulai dari pedagang kaki lima hingga pelaku usaha makro," kata Wali Kota Makassar pada malam perayaan HUT Kota Makassar ke-404 di anjungan Pantai Losari, Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, perkembangan Kota Makassar sebagai pusat informasi dan layanan di Kawasan Timur Indonesia telah meningkatkan aktivitas perekonomian di kota ini.
Berkaitan dengan hal tersebut, selaku wali kota menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada warga kota Makassar yang berjumlah sekitar 1,5 juta jiwa.
"Seperti yang disampaikan Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo saat menjadi Inspektur Upacara bahwa Kota Makassar merupakan spirit bagi kemajuan Sulsel," katanya mengutip pernyataan gubernur Sulsel.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Prof Dr Madjid Sallatu mengatakan, indikator keberhasilan dan pesatnya perkembangan suatu daerah tidak hanya dilihat dari sisi ekonomi saja.
"Tapi dilihat apakah fungsi pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan bersama," katanya.
Perayaan HUT Kota Makassar dihadiri para pejabat Muspida Kota Makassar dan ribuan warga Kota Makassar dan sekitarnya yang ingin menyaksikan aneka hiburan mulai dari kesenian tradisional hingga musik dangdut.
Selain perayaan dengan aneka hiburan pada puncak HUT Kota Makassar ke-404, sebelumnya telah digelar berbagai kegiatan diantaranya perlombaan terjun payung yang diikuti delapan negara, sepeda santai dan gerak jalan santai yang memecahkan rekor MuRI. (T.S036/S006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
