Logo Header Antaranews Makassar

Plt Gubernur Sulsel terus fokus genjot ekspor

Selasa, 4 Januari 2022 20:03 WIB
Image Print
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman terus fokus menggenjot ekspor dengan menyediakan berbagai sarana prasarana pendukung pada tahun ini.ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel.

Makassar (ANTARA) - Pj Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengaku mensyukuri kegiatan ekspor Sulsel 2021 dan akan terus fokus meninggalkan tahun ini.

“Alhamdulillah ekspor kita 135,60 juta dollar AS atau setara Rp1,9 Triliun (kurs Rp14.200),” kata Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Selasa

“Tahun 2022 juga merupakan langkah menuju pemulihan dengan menggenjot ekspor kita. .ini akan berdampak pada perekonomian rakyat dan pemerintah menuju pemulihan ekonomi,” imbuhnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan menyebutkan nilai ekspor Provinsi Sulawesi Selatan pada November 2021 sebesar 135,60 juta dollar AS.

“Dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama, nilai ekspor meningkat 21,69 persen atau 111,43 juta dolar pada November 2020 (yoy),” kata Kepala BPS Sulsel Suntono.

Baca juga: Disperindag : Ekspor Sulsel tembus Rp16,19 triliun hingga Oktober 2021

Dia merinci, lima kelompok komoditi utama yang diekspor Provinsi Sulsel pada November 2021 adalah nikel (61,12 persen), besi dan baja (9,50 persen), biji-bijian berminyak (9,47 persen), kakao/coklat (4,18 persen); serta lak, karet, dan damar (3,59 persen).

“Sebagian besar ekspor November 2021 ke Jepang (64,55 persen), China (25,59 persen), Malaysia (2,29 persen), Filipina (1,61 persen); dan Timor Leste (1,42 persen),” katanya.

Untuk nilai impor Sulsel mengalami penurunan. Nilai impor Provinsi Sulawesi Selatan November 2021 sebesar 71,61 juta dollar AS turun 34,45 persen dibandingkan impor Oktober 2021 sebesar 109,25 juta dollar AS.

Kelompok komoditi impor dengan nilai terbesar adalah Mesin/Pesawat Mekanik (24,84 persen); Gandum Gandum (22,61 persen); pakan ternak olahan (10,26 persen); Mesin/Peralatan Listrik (8,41 persen) dan Bahan Bakar Mineral (3,80 persen).

"Sebagian besar impor berasal dari China (31,24 persen); Ukraina (15,67 persen), Kanada (13,22 persen); Rusia (9,51 persen); dan Argentina (9,19 persen)," jelasnya.

Dengan nilai ekspor dan impor tersebut, neraca perdagangan Sulsel pada November 2021 mengalami surplus sebesar 63,99 juta dollar AS.

“Tahun 2021 surplus tertinggi neraca perdagangan barang, di mana dalam kurung Januari hingga November 2021 surplus neraca perdagangan mencapai 622,89 juta dolar AS,” katanya.

“Bahkan dalam 8 tahun terakhir ini surplus tertinggi. Sedangkan pada 2020 neraca perdagangan juga akan mengalami surplus dengan total nilai 399,19 juta dolar AS,” lanjutnya.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026