
Haji - Pemantau BPK Pusat Masuk di Kloter 20

Makassar (ANTARA News) - Tiga orang pemantau dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pusat yang bertugas selama musim haji 2011 ikut dalam rombongan kelompok terbang (kloter) 20 asal Provinsi Sulawesi Barat.
"Tiga orang pemantau dari BPK pusat itu ikut dalam rombongan kloter 20 dan mendarat di Debarkasi Sultan Hasanuddin Makassar," kata Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Sultan Hasanuddin Makassar Muhammad Tonang, Senin.
Ia mengatakan, ketiga pemantau BPK pusat itu masing-masing Mudjiono Suparlan Parman bin Suparlan, Hery Susilowati binti Tulus, dan Matahir Aser Nasution bin Abdul.
Ketiga petugas BPK RI ini sebelumnya saat berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi ikut dalam rombongan Kloter 16 Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan pulang ke Indonesia dengan menggunakan Debarkasi Sultan Hasanuddin pada kloter 20 asal Sulbar.
Ketiga petugas BPK ini usai diterima oleh PPIH Debarkasi Sultan Hasanuddin Makassar kemudian berangkat lagi ke Jakarta usai bertugas serta melaksanakan ibadah haji selama 25 hari.
Menurutnya, mutasi masuk pemantau haji itu biasa dilakukan, apalagi saat akan pemulangan, ketiga petugas BPK itu mengisi kursi kosong asal Provinsi Sulawesi Barat yang menggantikan jamaah haji meninggal dunia serta haji asal Maluku Utara yang sebelumnya ikut dalam rombongan kloter 20.
"Ketiga pemantau BPK itu bebas masuk di kloter manapun, asalkan mengisi kekosongan kursi. Di saat pemulangan, ketiga anggota BPK mendapatkan adanya kekosongan di kloter 20 asal Sulbar. Setelah tiba, mereka kemudian mengambil pesawat dengan rute Jakarta untuk kembali ke rumahnya," katanya. (T.KR-MH/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
