Logo Header Antaranews Makassar

FPTI Sulbar Pasang Target Medali PON

Minggu, 18 Desember 2011 19:24 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Barat tak memasang target medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau.

"Kami tak mau membebani atlet untuk meraih medali di PON tahun depan. Alasannya, karena kami sadar kemanpuan atlet kita masih jauh dari atlet-atlet yang ada di Pulau Jawa maupun atlet luar lainnya," kata Sekretaris Umum (Sekum) FPTI Pengurus Provinsi (Pengprov) Sulbar Inaldy di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, pada event akbar PON yang akan berlangsung di Riau maka FPTI Sulbar telah menyiapkan sebanyak 13 atlet masing-masing tujuh atlet putra dan lima atlet putri.

Dia menyampaikan, dalam ajang prakualifikasi PON XVIII pada cabang olahraga Panjat Tebing, telah disiapkan kuota 120 atlet dengan memperebutkan 14 nomor pertandingan.

Nomor yang dipertandingkan pada PON XVIII untuk cabang olahraga Panjat tebing kata Inaldy masing-masing nomor lead perorangan putra, lead perorangan putri, boulder perorangan putra, boulder perorangan putri, boulder tim putra, boulder tim putri dan boulder tim mix.

Kemudian nomor lain yang dilombakan yakni speed perorangan putra record, speed Perorangan putri record, speed perorangan putra track, speed perorangan putri track, speed beregu putra track, speed beregu putri track dan terakhir speed beregu mix.

"Kita hanya mengikuti beberapa jenis lomba saja dari 14 nomor yang dipertandingkan di PON. Apalagi, Sulbar hanya mendapatkan jatah dari PB FPTI,"ungkap dia.

Inaldy menambahkan, potensi atlet panjat tebing di Sulbar cukup banyak namun sistem pembinaan tidak jalan optimal akibat minimnya perhatian pemerintah setempat.

"Kita punya semangat tinggi untuk melakukan pembinaan. Namun, itu kan sangat tergantung dukungan anggaran,"kata dia.

Apalagi kata dia, induk organisasi olahraga KONI Sulbar hingga kini belum aktif seperti daerah-daerah lain yang jauh hari telah menytiapkan berbagai persiapan untuk menghadapi PON XVIII di Riau. (T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026