Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Makassa Desak Pemkot Revitalisasi Drainase

Senin, 9 Januari 2012 20:22 WIB
Image Print
MAKASSAR - JALAN AMBLAS. Sejumlah warga menyaksikan jalan yang amblas di jalan Penghibur Pantai Losari Makassar, Sulsel, Senin (9/1). (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)
Makassar (ANTARA News) - DPRD Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar segera melakukan revitalisasi drainase sepanjangan tiga ribu meter mengingat kejadiaan amblasnya aspal yang menutupi drainase di jalan Penghibur Makassar, Sulawesi Selatan.

"Diperlukan kepekaan Pemkot Makassar segera melakukan revitalisasi sejumlah drainase, sehingga dapat meminimalisir bencana ketika masuk musim hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi," kata anggota Komisi B Bidang Pembangunan Mudzakir Ali Djamil di Makassar, Senin.

Padatnya sampah sejumlah drainase ditambah pergeseran tanah ketika hujan turun kata Mudzakkir, dapat menyebabkan banjir dan ancaman lonsor. Sementara anggaran pemeliharaan yang digelontorkan ke Dinas Prasarana Umum Makassar mencapai Rp1 miliar lebih.

Jumlah anggaran tersebut, lanjutnya, diperuntukkan untuk pemeliharaan drainase sepanjang 2.420 meter atau sekitar 2,4 kilometer. Sementara diketahui anggaran untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini sebanyak Rp197,7 miliar, terbesar pertama setelah Dinas Kesehatan Makassar.

"Seharusnya PU segera melakukan peninjauan dan melakukan pendataan dimana saja drainase yang perlu direvitaliasi dan melakukan pengerukan sedimen tanah agar tidak menjadi penyebab banjir di kota ini," tegasnya.

Menanggapi permasalahan banjir, hingga rusaknya sejumlah jalan di kota Makassar, anggota lainnya, Adi Rasyid Ali meminta Pemkot segera melakukan revitalisasi drainase di semua titik yang dianggap rawan.

Ia menyatakan, revitalisasi drainase sangat membutuhkan anggaran serta waktu, namun hal itu diyakini hasilnya akan sangat membantu masyarakat terutama di derah rawan banjir.

"Jelas ini tidak terlihat seperti monumen apalagi meninggalkan tanda siapa yang melakukannya, namun arahnya lebih ke masyarakat tentunya, hal ini menyangkut hajat orang banyak," tambahnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PU Kota Makassar Muslim mengaku, anggaran dalam perbaikan drainase atau saluran air yang amblas tidak semua diambil dari anggaran tersebut. Akan tetapi PU Makassar tetap masih mencari pos anggaran lain dalam perbaikan drainase Losari.

"Kami terus berkoordinasi dengan Wali Kota untuk mencari pos anggaran dalam memperbaiki drainase yang ambals itu. Terkait dengan revitaliasi usulan dewan akan kami terima dan segera mendata dimana titik-titik yang dapat diperbaiki," katanya. (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026