Logo Header Antaranews Makassar

Pelanggan XL Ramai Beralih ke Operator Lain

Senin, 13 Februari 2012 14:15 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pelanggan XL Axiata di Makassar ramai-ramai meninggalkan vendor XL yang banyak menawarkan program gratis browsing internet dan paket blackbery messenger (BBM) karena paket layanan yang ditawarkannya banyak dikeluhkan pelanggan.

Ita Maharani (32), salah satu pelanggan XL di Makassar, Senin, mengaku kecewa dengan vendor XL Axiata karena sejumlah paket yang ditawarkannya tidak dapat memenuhi harapan dari pelanggan.

"Kalau dibilang kecewa, itu sudah pasti karena sejak awal diberlakukan paket layanan gratis dan diskon ini memang cukup efektif karena pelayanannya masih cukup maksimal, tetapi memasuki bulan kedua perlahan dan pasti pelayanan sudah mulai berkurang," keluhnya.

Ia mengaku dirinya beralih ke vendor lain karena sejumlah vendor yang juga memberikan kemudahan itu bisa memenuhi harapannya untuk tetap berkomunikasi melalui jejaring sosial serta berinternetan sepuasnya melalui smartphone dan gadget miliknya.

Menurutnya, sebelum memberikan paket layanan kepada pelanggan, harusnya manajemen melakukan ujicoba serta memperkirakan lonjakan pelanggan yang sewaktu-waktu dapat beralih ke vendor lain.

Namun kenyataan yang terjadi, kata Ita yang juga aktif diberbagai jejaring sosial ini, banyak pelanggan mengeluhkan layanan dan kembali beralih ke operator lain karena hasrat yang cukup besar untuk tetap berinteraksi dengan yang lainnya melalui jejaring sosial.

"Saya pikir orang-orang di manajemen XL itu bukan kumpulan orang-orang yang bodoh yang tidak memperkirakan lonjakan pelanggan dengan paket layanan itu. Tapi realitas yang terjadi hari ini, manajemen tidak mampu membenahi jaringan yang berdampak pada hancurnya sistem layanan pelanggan," katanya.

Hal yang sama juga diutarakan pelanggan lainnya, Akbar. Menurutnya, setiap vendor selular harusnya membenahi sistem jaringan terlebih dahulu sebelum menawarkan paket.

"Karena jika vendor hanya mengejar untung yang besar tanpa memperdulikan layanan, hasilnya tidak akan maksimal,"ujarnya.

Menurutnya hal ini berlaku bagi semua operator agar tidak terlalu mengejar untung yang besar tapi hasilnya mengecewakan pelanggan.

"Memang sih ada segelintir operator telepon yang begitu rajin melakukan sosialisasi jaringan dan membenahinya dan terbukti itu mengubah paradigma pelanggan karena pelanggan itu sudah cerdas," katanya.(T.KR-MH/B008)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026