
Pasien DBD RS Tumalia Terus Bertambah

Makassar (ANTARA News) - Pasien penderita gejala Demam Berdarah Dengue di RS Tumalia, Kabupaten Maros, Sulsel terus bertambah.
"Kalau bulan lalu biasanya hanya ada dua atau tiga pasien gejala DBD masuk UGD, maka sepanjang Februari 2012 pasien gejala DBD hampir setiap minggu ada," kata tim medis anak dr Rahmawati di RS Tumalia, Kabupaten Maros, Senin.
Menurut dia, selain pasien langsung masuk ke UGD, juga ada yang merupakan pasien rujukan puskesmas.
Hal itu dibenarkan, salah seorang keluarga pasien DBD Salmiah dari Desa Talamangape, Kabupeten Maros, Sulsel.
Dia mengatakan, anaknya yang baru berumur tiga tahun menderita gejala DBD setelah panas tinggi selama empat hari.
"Sudah diberi obat penurun panas di puskesmas, tetapi panas masih naik turun, kemudian hari keempat hidungnya sudah mengeluarkan darah, sehingga cepat-cepat bawa anak ke rumah sakit," katanya.
Menurut dia, ketika anaknya dibawa ke RS Tumalia, HB anaknya sudah dibawah lima, namun setelah mengalami perawatan tiga hari, kondisinya berangsur normal.
Untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD, pihak RS Tumalia bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat, menyosialisasikan gejala DBD, sehingga jika ada anggota keluarganya terkena gejala DBD agar segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.(T.S036/Y008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
