
Pangdam Wirabuana Panen Padi di Bantaeng

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Muhammad Nizam melakukan panen perdana padi varietas membramo hasil penangkaran prajurit Kodim 1410 Bantaeng.
Padi di areal seluas empat hektare milik Kodim 1410 di Kelurahan Pallantikan, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan tersebut ditanam dengan menggunakan pola tanam sistem Legowo 2.1 bekerjasama Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng.
Panen yang dilakukan Pangdam bersama Bupati Bantaeng Prof HM Nurdin Abdullah, Danrem 141 Toddopuli Kol Inf Syukran Hambali dan jajaran Kodim se wilayah Danrem 141 Toddopuli, Selasa, menghasilkan padi lebih dari sembilan ton/ha.
Panen tersebut juga dihadiri Irdam Kodam VII Wirabuana Kol Inf Toto Moerasad, Asrendam Kol Inf Suhardjono, Aster Kol Inf Sokir, Wakil Aslog Letkol ARH Sutrisno dan sejumlah pejabat teras Kodam VII Wirabuana lainnya.
"Inilah untuk pertama kali TNI bisa menghadirkan benih unggul yang ditangkar sendiri," kata Pangdam seraya mengatakan, salah satu syarat peningkatan produksi adalah melalui benih unggul.
Karena itu, ia berharap Dandim lain bisa mencontoh pola yang dilakukan Dandim 1410 Bantaeng. "Lihat dan perhatikan secara obyektif agar dapat diterapkan pada masing-masing wilayah Dandim," ucapnya.
Menurut Pangdam, negeri kita subur luar biasa, namun terjadi ironi, terutama pada 2011. Tahun itu kita mengimpor beras hampir tiga juta ton.
"Ini tidak boleh lagi terjadi. Karena itu salah satu jawabannya adalah dengan menggalakkan penanaman padi bekerjasama Pemda," urainya seraya mengemukakan perintah Presiden RI kepada TNI untuk mendukung Pemerintah mewujudkan ketahanan pangan di daerah kita masing-masing.
"Saya juga memerintahkan seluruh jajaran untuk mendukung. Lakukan kerjasama secara menyeluruh dengan Kepala Desa, Babinsa, Babinkantibmas sebab rakyat butuh bukti, bukan janji," ucap Pangdam.
Selain kerjasama di bidang pertanian dalam bentuk pengembangan tanaman padi dengan pola Legowo 2.1, Kodam juga menggalakkan sektor perikanan dan perkebunan dengan memanfaatkan lahan tidur, baik milik masyarakat maupun di asrama-asrama TNI.
Hampir seluruh satuan juga mengembangkan ternak ikan lele. Produksinya, jelas Pangdam sudah memenuhi restoran dan warung-warung makan di Makassar.
Dari kegiatan bernilai ekonomi tersebut, satuan TNI mengambil hikmah positif sebab melalui kegiatan tersebut, tingkat kerawanan semakin berkurang sebab personil Kodam semakin berfikir positif, urainya.
Sebelumnya, Kopka Rais S yang juga Babinsa Kodim 1410 Bantaeng menjelaskan teknis pola tanam sistem Legowo 2.1 yang diawali seleksi benih hingga pola tanam yang lebih baik dibandingkan pola tanam tanggul jajar.
Pada pola tanam sistem Legowo 2.1, lanjut, Rais, benih yang ditanam lebih banyak, sistem pemupukannya sederhana sehingga tidak boros pupuk, rapi dan terhindar dari hama, urainya. (T.KR-DF/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
