
Bupati Majene Bantah Bangun Sirkuit Balap Ulumanda

Mamuju (ANTARA News) - Bupati Majene Kalma Katta membantah pernyataan Camat Ulumanda yang mengatakan akan membangun sirkuit balap di Kecamatan Ulumanda pada tahun ini.
"Tahun ini tidak ada rencana akan membangun sirkuit balap di Kecamatan Ulumanda, karena untuk membangun proyek sebesar itu butuh anggaran yang besar dan butuh kajian yang matang," kata Kalma Katta pada acara pelantikan pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Majene, di Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu.
Ia membantah pernyataan Camat Ulumanda yang menyatakan bahwa di Kecamatan Ulumanda yang jaraknya sekitar 100 kilometer dari Kota Majene dan terletak diatas gunung akan dibangun sirkuit balap.
Pembangunan sirkuit balap yang disampaikan camat Ulumanda itu dalam rangka menumbuhkan dan merangsang roda perekonomian masyarakat di daerah itu yang mayoritas hidup sebagai petani.
Bupati mengatakan, yang lebih perlu dibangun di Kecamatan Ulumanda bukanlah sirkuit balap seperti yang disampaikan camat Ulumanda, karena yang terpenting dibangun di daerah penghasil kopi itu adalah sarana infrastruktur jalan.
"Kalaupun pemerintah akan melaksanakan pembangunan di Kecamatan Ulumanda maka yang terpenting akan dibangun pastilah sarana jalan karena itu akan sangat penting dalam rangka mendorong perekonomian masyarakat dari pada membangun sirkuit," katanya.
Menurut dia, selama ini masyarakat di Kecamatan Ulumanda belum memiliki sarana jalan memadai untuk memperlancar aktivitas ekonominya karena jalan yang ada di kecamatan Ulumanda sangat sempit dan mendaki serta terjal sehingga butuh dibangun.
"Masyarakat masih membutuhkan jalan dibandingkan sirkuit karena jalan akan membantu mereka mendistribusikan hasil pertaniannya yang cukup melimpah di daerah itu seperti komoditi kakao dan hasil bumi lainnya," katanya.
Ia mengatakan, sirkuit balap bukan tidak penting di bangun karena itu juga akan menumbuhkan atlit berprestasi disamping menumbuhkan ekonomi masyarakat tapi untuk sekarang ini belum saatnya dan masih butuh kajian untuk membangunnya.
"Butuh kajian kalau membangun sirkuit balap apalagi itu butuh biaya yang cukup besar," katanya.
(T.KR-MFH/R010)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
