Logo Header Antaranews Makassar

Murid TK Libur Antisipasi Demo

Selasa, 27 Maret 2012 13:00 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Murid sejumlah sekolah Taman Kanak-Kanak di Makassar diliburkan mengantisipasi demonstrasi besar-bersaran terkait rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak.

"Untuk sementara kami liburkan murid pada Selasa (27/3), jangan sampai terjadi aksi demo besar-besaran seperti yang diisukan beberapa hari terakhir," kata pengelola Sekolah TK Nur Hayati di Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, pihak pengelola sekolah mengkhawatirkan jika terjadi aksi demonstrasi dapat menghambat proses belajar-mengajar, sehingga diambil keputusan meliburkan murid dan gurunya.

Hal itu dinilai lebih baik, daripada harus menanggung resiko dari dampak aksi penolakan kenaikan harga BBM yang kadang-kadang diwarnai aksi kekerasan, termasuk aksi menutup badan jalan.

"Sekolah kami sangat berdekatan dengan fasilitas umum, sehingga dikhawatirkan jika fasum dirusak, maka dampaknya juga akan terasa di sekitarnya," katanya.

Hal senada dikemukakan pengelola sekolah TK di kawasan Maccini, Makassar Zulaeha.

Menurut dia, lebih baik mengamankan murid dari aksi demonstrasi, dengan meminta pengertian orang tua atau wali murid.

"Ini demi keamanan murid-murid. Apabila kondisi sudah normal, maka murid-murid tidak boleh libur lagi," katanya. (T.S036/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026