Logo Header Antaranews Makassar

Pinrang Bertekad Pertahankan Posisi Lumbung Beras

Selasa, 17 April 2012 14:27 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Kabupaten Pinrang bertekad menjadi salah satu daerah lumbung beras nasional di Sulawesi Selatan dengan luas areal persawahan sekitar 47.000 hektare tersebar di 12 kecamatan.

"Pinrang sejak dulu hingga kini tetap bertahan sebagai daerah lumbung beras dengan kontribusi rata-rata 35.000 ton beras setiap tahun untuk stok pengadaan pangan nasional," kata Bupati Pinrang Andi Aslan Patonangi, Selasa.

Salah satu keunggulan daerah itu sehingga bertahan sebagai lumbung beras karena dukungan air irigasi dari Bendungan Saddang yang mampu mengairi sawah dan tambak sekitar 35.000 hektare, katanya.

Pasokan air irigasi dari Bendungan Saddang, bukan hanya areal persawahan di Pinrang, tetapi juga mengairi areal persawahan di kabupaten tetangga antara lain, kabupaten Sidrap dan sebagian kabupaten Wajo, ujar Bupati Andi Aslan.

Petani kabupaten Pinrang kini melakukan panen pada areal sekitar 25.000 hektare, belum termasuk sawah tadah hujan dan padi ladang yang juga siap panen.

Andi Aslan menyatakan, kendati daerahnya belum lama ini dilanda banjir bandang akibat luapan Sungai Saddang mengakibatkan puluhan hektare tanaman padi siap panen tergenang air, namun bencana alam tersebut tidak akanmenurunkan produksi padi di daerah.

"Memang sebagian tanaman padi siap panen tergenang banjir, namun pemkab bersama petani cepat melakukan antisipasi dengan cara menyedot luapan banjir ke saluran irigasi, sehingga tidak merusak tanaman dan kini siap panen, "katanya.

Selain sebagai lumbung beras, Pinrang juga penghasil ikan bandeng dan undang terbesar di Sulsel. Selain memenuhi kebutuhan lokal juga dipasarkan ke Makassar, daerah tetangga dan sebagian ke Kaltim, kata Andi Aslan.
(T.S016/E001)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026