
GDP Dukung Pelestarian Benteng Somba Opu
Jumat, 20 April 2012 20:10 WIB

"Subtansinya mendukung situs, biar hebat bagaimana kalau tidak ada yang datang lihat terutama anak-anak kita, suatu saat dia akan hilang," katanya di Makassar, Jumat, saat memberikan arahan usai meninjau GDP.
Pemerintah Provinsi Sulsel, lanjut dia, setiap tahun menganggarkan biaya perlindungan situs bersejarah Benteng Somba Opu senilai Rp2 miliar.
Namun, hal tersebut tidak cukup sehingga harus ada solusi lain agar situs bersejarah itu tidak dilupakan oleh masyarakat.
"Kemampuan kita tidak cukup untuk bertahan. Sehingga, hal ini akan menjadi solusi agar situs ini tetap lestari dan anak cucu kita mengetahui sejarah yang ada di sini,"katanya.
Ia berharap, taman wisata GDP yang berdekatan dengan kawasan wisata budaya Benteng Somba Opu di perbatasan Gowa dan Makassar tersebut dapat menjadi daya tarik tujuan wisata di Sulsel khususnya Makassar dan Gowa serta menjadi pilihan bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
"Pola berpikir kita, Sulsel bukan hanya untuk kita. Tapi, untuk semua provinsi di kawasan timur Indonesia bahkan untuk Indonesia. Perbanyak kegiatan pariwisata, jangan sampai putus,"katanya.
Taman wisata Gowa Discovery Park rencananya akan mulai diperkenalkan pada Juni, 2012 atau bertepatan dengan masa libur anak-anak sekolah.
Sebanyak 2.000 ekor burung dari 200 endemik khususnya endemik Sulawesi, telah disiapkan untuk mengisi fasilitas taman burung di dalam taman wisata tersebut. Selain itu, wahana permainan air "waterboom" pengerjaannya juga telah rampung dan telah diujicobakan.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
