Logo Header Antaranews Makassar

Majene Optimistis Jadi Percontohan Siaga Bencana

Rabu, 2 Mei 2012 05:04 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Pemkab Majene, Sulawesi Barat, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene mengharapkan agar dua desa yang diusulkan dalam program Desa Tanguh mampu menjadi percontohan daerah siaga bencana di Sulbar.

Kepala BPBD Majene, Mansyur di Majene, Selasa, mengatakan saat ini sejumlah kabupaten yang merupakan kawasan rawan bencana mendapat kesempatan untuk masuk dalam nominasi Desa Tangguh oleh Badan Nasional Penangglangan Bencana Daerah (BNPB) melalui pengusulan dua desa yang warganya memiliki kriteria tanggap bencana.

"Nominasi tersebut akan menetapkan kabupaten mana saja pada setiap provinsi atas desa yang diusulkan tersebut untuk terpilih sebagai percontohan. Hal tersebut juga berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh BNPB," jelasnya.

Dilanjutkan, dari lima kabupaten di Sulbar, Majene merupakan salah satu kabupaten yang merupakan kawasan rawan bencana, mulai bencana longsor, gempa bumi, angin kencang, dan pernah terjadi bencana tsunami.

Dengan adanya pemilihan Desa Tangguh tersebut, Mansyur mengatakan Majene yang merupakan kawasan rawan bencana akan lebih mudah melakukan sosialisasi kepada warganya untuk tetap tanggap dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

"Bukan berarti kami mengharapkan akan terjadi bencana di Majene, namun kebetulan daerah ini merupakan kawasan rawan bencana, kami mengharapkan agar pemerintah pusat mampu menempatkan dua desa yang ditunjuk Majene sebagai daerah percontohan untuk lebih mendalami proses tanggap bencana," ujarnya.

Menurutnya, dalam buku aksi nasional, Majene merupakan salah satu kabupaten yang diprioritaskan untuk mengurangi bencana, sehingga harapan terpilihnya Majene dalam Desa Tangguh juga untuk memaksimalkan bantuan pemerintah pusat dalam hal pengurangan potensi bencana. (T.SYS/E001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026