Logo Header Antaranews Makassar

200 Petani Majene Terima Sertifikat Lahan Gratis

Rabu, 9 Mei 2012 19:30 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Sebanyak 200 petani di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, akan menerima bantuan sertifikasi lahan pertanian gratis melalui kerjasama Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Majene dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Majene.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Distanak Majene, Lies Hirawati di Majene, Rabu, mengaku telah melakukan sosialisasi kepada seluruh camat se-Majene untuk mengidentifikasi seluruh petani pemilik lahan pertanian untuk di verifikasi ulang sebagai peserta yang layak menerima bantuan tersebut.

Dijelaskan, bantuan itu merupakan program penyediaan pengembangan prasarana dan sarana pertanian yang bekerjasama dengan BPN. Dari 200 persil lahan yang akan disertifikatkan, hanya akan difokuskan pada dua jenis lahan, yaitu lahan tanaman pangan dan lahan hortikultura.

"Semua petani dapat memasukkan berkas pengajuan mereka, dengan catatan lahan yang akan disertifikatkan bukan merupakan lahan sengketa, telah dibebaskan, serta maksimal setiap lahan yang diajukan petani tidak melebihi dua hektar sesuai aturan dan petujuk teknis pelaksanaan," lanjutnya.

Untuk menetapkan beberapa petani yang dianggap layak menerima bantuan akan dibentuk kelompok kerja yang melibatkan seluruh camat, Distanak Majene, dan BPN, selanjutnya akan memverifikasi lahan yang betul-betul terbebas dari beberapa masalah tersebut.

Dia mengharapkan seluruh kepala desa juga berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut dengan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, sebab seleksi akan dilakukan langsung oleh Distanak dan BPN Majene melalui peninjauan langsung lokasi lahan yang diusulkan.

"Kami memperkirakan jumlah pemohon akan membeludak, sehingga dimungkinkan banyak petani tidak akan terakomodir dalam program tersebut tahun ini, namun para petani yang tidak terakomodir pada tahun ini diharapkan tidak berkecil hati, sebab mereka bisa saja terakomodir dalam program yang sama pada tahun depan," tandasnya.
(KR-AHN/N001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026