
PT EMR Siap Bangun Pabrik Bedak Mamasa

Mamuju (ANTARA News) - Perseroan Terbatas (PT) Egi Mineral Resourch (EMR) akan mengelola tambang di Kabupaten Mamasa dengan membangun pabrik industri powder atau bedak.
"Kami akan konsisten dalam mematuhi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dalam mengelola potensi tambang zeolit di Kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa," kata Direktur PT EMR, Erslan Gazali Ibrahim, di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis.
Oleh karena itu, dia mengatakan, dalam mengelola hasil tambang di Mamasa, PT EMR bersiap akan membangun pabrik powder atau bedak dengan memanfaatkan tambang zeolit sebagai bahan bakunya.
Dalam UU No.4/2009, kata dia, mengisyaratkan bahwa hasil kandungan tambang di Tanah Air tidak boleh lagi dibawa keluar negeri dalam bentuk bahan baku, tetapi dikelola menjadi industri bahan jadi.
"Pabrik powder akan dibangun di Kabupaten Mamasa, dan diharapkan hasilnya akan dapat memenuhi kebutuhan industri nasional," kata Erslan yang juga pernah menjadi pengelola tambang mangan di Kabupaten Mamuju.
Ia berharap dukungan pemerintah setempat dalam memuluskan investasinya di Mamasa, dan berharap investasinya itu dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sebelumnya, peneliti tambang di Provinsi Sulbar, Ir. Nurdin Ashat mengatakan bahwa sampel zeolit di Kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa positif zeolit karena mengandung mineral mordenit sehingga potensi itu akan segera dikelola oleh investor, PT EMR.
Ia mengatakan bahwa kandungan tambang zeolit di Kabupaten Mamasa ketika diproduksi akan mencapai 17.057.600 ton. (T.KR-MFH/D007)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
