Logo Header Antaranews Makassar

Penderita Hidrochepalus Kembali Dirujuk ke RSUD Mamuju

Kamis, 17 Mei 2012 19:44 WIB
Image Print
Mamuju (ANTARA News) - Korban penderita penyakit hidrochepalus (kepala membesar) kembali dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Mamuju, Sulawesi Barat, setelah sebelumnya sempat dipulangkan ke rumahnya karena kehabisan biaya.

"Sekarang ini kami sekeluarga dalam perjalanan menuju ke RSUD Mamuju karena kondisi anak kami semakin memburuk. Sebenarnya kami sudah pasrah melihat kondisi anak kami apalagi sudah tak ada biaya untuk pengobatan," kata Attu, orang tua korban penderita hidrocephalus kepada ANTARA di Mamuju, Kamis.

Atas nama keluarga, kata dia, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Aliansi Wartawan Sulbar dan organisasi kemahasiswaan yang selama ini banyak membantu.

"Kami tak menyangka jika banyak yang memberikan perhatian atas kondisi yang menimpa putra kami," ungkap Attu sembari mengusap mukanya dengan mata berkaca-kaca.

Ia menyampaikan, penghargaan ini juga disampaikan kepada pak Kepala Kodim 1418 Mamuju dan jajaran Polres Mamuju yang telah memberikan perhatian besar atas musibah yang menimpa putranya.

"Mungkin kami tak bisa menyebut satu persatu yang selama ini banyak memberikan perhatian termasuk bupati Mamuju. Intinya, segenap donatur yang memberikan bantuan pengobatan putra kami diberikan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa," ungkapnya.

Sebelumnya, Aliansi Wartawan Peduli Mamuju tak hentinya mencari upaya untuk mendapatkan bantuan untuk meringankan beban penderita penyakit Hidrocephalus,

"Saat ini kita berencana akan menggelar konser amal peduli untuk meringankan beban biaya pengobatan bocah penderita penyakit hidrochepalus (kepala membesar) yang saat ini telah kembali di rujuk ke RSUD Mamuju," kata Koordinator Aliansi Wartawan Pesuli (AWP) "Anak Saparia", Jawaluddin Daeng Paindo,

Ia menyampaikan, konser amal ini merupakan inisiatif dari Kepala Kodim 1418 Mamuju, Letkol, Sait Aryanto yang telah banyak memberikan dorongan kegiatan aksi peduli ini,

Awaluddin berharap, kegiatan konser amal yang akan dilaksanakan pekan mendatang mendapat simpatik dari para dermawan untuk bisa memberikan bantuan guna pengobatan penderita hidrocephalus ini.

Selain menggelar konser amal, kata dia, panitia juga telah membuka rekening peduli untuk meringankan beban biaya pengobatan seorang bayi penderita penyakit hidrochepalus yang baru lahir sepekan lalu di rumah sakit Mamuju.

Awal mengatakan, bayi penderita hidrochepalus yang merupakan anak dari seorang ibu bernama Saparia (24), kesulitan dalam melakukan pengobatan karena kekurangan biaya, sehingga wartawan di Mamuju bersimpati membantunya.

"Wartawan Mamuju telah membantu memfasilitasi dengan membuka rekening peduli bagi anak Saparia penderita hidrochepalus di Bank Mandiri Syariah Cabang Mamuju dengan nomor rekening 7036729265, rekening itu atas nama, Attu, suami Sapariah, yang juga ayah penderita hidrochepalus," katanya. (T.KR-ACO/Z002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026