
KPU Sulsel Pilih Diam Kasus Pengrusakan
Minggu, 26 Agustus 2012 19:48 WIB

"Kita jalan saja sesuai prosedur. Saya tidak mau terpengaruh adanya perbuatan yang menyesatkan pada Pemilihan Gubernur Sulsel seperti pembakaran posko serta pengrusakan baliho dan lainnya," kata Jayadi Nas di Makassar, Minggu.
Dosen Ilmu Politik Universitas Hanasuddin (Unhas) Makassar ini mengatakan, pihaknya tidak ingin larut dalam dinamika yang berbau kisruh mencoreng pesta demokrasi di Sulsel .
"Saya tidak mau ikut-ikutan mengomentari, tetapi kalau pengrusakan kantor KPU di Kabupaten Gowa yang dirusak itu urusan KPU, saya bilang jangan merusak begitu," ucapnya.
Sebelumnya kantor KPU Gowa di rusak oknum yang tidak bertanggung jawab. Pelaku melempari kantor KPU dengan batu sehingga kaca-kaca jendela pecah dan lainnya rusak (24/8).
Dalam sepekan terakhir, aksi pengrusakan terjadi hal itu berkaitan dengan Pilgub Sulsel. Posko pemenangan pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Kahar Mudzakkar (IA) di bakar (23/6) dini hari.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
