
Gubernur Sulbar serukan bantu korban banjir di Kalukku Mamuju

Mamuju (ANTARA) - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik menyerukan kepada semua pihak di Sulbar untuk bersama membantu korban banjir di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.
"Pemerintah Sulbar melalui seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, pihak swasta maupun organisasi masyarakat di Sulbar, diminta membantu korban banjir di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju," kata penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik, di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, korban banjir di Kecamatan Kalukku butuh bantuan semua pihak untuk mengurangi beban hidupnya setelah terdampak bencana banjir.
Menurut dia, Pemprov Sulbar telah menyalurkan berupa 70 paket makanan tambahan gizi, 20 paket perlengkapan bayi yang berisi antara lain minyak telon, sabun, handuk bayi, baju bayi.
Kemudian, memberikan 18 paket perlengkapan keluarga, paket bantuan kebersihan, seperti ember plastik, plastik sampah, sikat plastik, dan sarung tangan.
Selain itu, telah menyalurkan bantuan pakaian dan beras sebanyak 1.200 kilogram beras, serta 40 rak telur dan 100 dus mie instan.
Ia mengatakan, Pemerintah Sulbar akan terus melaksanakan berbagai upaya dalam menangani dampak banjir dan membantu masyarakat yang menjadi korban banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kalukku.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulbar sebanyak delapan rumah warga dilaporkan hanyut pada sejumlah Desa di Kecamatan Kalukku di antaranya sebanyak empat unit rumah hanyut di Desa Sondoang.
Selain tiga rumah hanyut di Kelurahan Sinyonyoi Selatan, kemudian satu rumah hanyut dan satu tertimbun serta tiga tiang listrik tumbang di Desa Pammulukan.
BPBD Sulbar juga mencatat sejumlah sekolah, puskesmas dan kantor desa dan sejumlah pelayanan umum lainnya kemudian rumah ibadah terdampak banjir tersebut.
Sementara pemerintah di Mamuju mencatat sedikitnya 1.625 rumah warga telah terdampak banjir dan mengalami kerusakan, sementara sekitar 5.271 jiwa dalam penanganan pemerintah Mamuju sebagai pengungsi.
Banjir di Kecamatan Kalukku, selain memutus akses jalan sejumlah desa juga merusak areal perkebunan dan pertanian masyarakat.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
