
BPD Sultra Dipersiapkan Jadi Perseroan Terbatas

Kendari (ANTARA News) - Pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah mempersiapkan perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) yang rencananya akan diputuskan pada RUPS 2013 mendatang.
"Rencana RUPS BPD Sultra pada Maret 2013, namun rencana ekspansi kedepan terutama pengalihan status dari PD menjadi PT kita sudah mempersiapkan semuanya," kata Direktur Utama BPD Sultra, Khaerul Kumala Raden, di Kendari, Jumat.
Ia mengatakan, beberapa persyaratan untuk pengalihan status dari PD ke PT seperti, penyiapan adminitrasi berupa Peraturan daerah (Perda) sudah selesai di bulan Juli 2012.
Begitu pula dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD) perusahaan juga dalam proses penyusunan dan dalam waktu singkat juga sudah selesai serta tahapan ketiga adalah melakukan sayembara logo perusahaan yang dilakukan bulan November ini juga sudah hampir rampung.
Sedangkan syarat lain adalah, permintaan persetujuan prinsip dari Bank Indonesia (BI), termasuk hasil pemeriksaan laporan keuangan selama enam bulan terakhir, sebab dengan laporan keuangan enam bulan terakhir ini merupakan rutinitas yang harus jelas.
"Syarat yang terakhir adalah, setelah laporan keuangan itu dinyatakan memenuhi dengan penilaian baik maka dari dasar itu kemudian diajukan izin operasional ke Menteri Hukum dan HAM untuk mendapatkan payung hukum yang permanen," katanya.
Menurut dia keunggulan BPD sultra setelah berubah status menjadi Bank Sultra, lebih menguntungkan ketimbang dengan keadaan saat ini.
"Kalau sudah menjadi perseroan terbatas, akan lebih leluasa untuk membuka pintu masuk berbagai produk dan kebijakan yang ditawarkan penilaiannya pun akan lebih baik," katanya.
Apalagi, dengan sarana dan prasarana kantor yang semuanya sudah "on line" di 30 kantor yang ada di 10 kabupaten dan dua kota, di luar 15 kantor operasional yang akan dibangun di tahun 2013 di beberapa kecamatan yang dinilai strategis.
Tanpa menyebut di kecamatan mana saja akan dibangun kantor operasional BPD itu, namun menurut Khaerul, BPD sebagai bank milik pemerintah dan masyarakat Sultra, akan selalui mengikuti perkembangan dan laporan transaksi keuangan yang ditentukan BI.
Adapun produk-produk unggulan yang ditawarkan BPD ke masyarakat cukup beragam dan menjanjikan seperti dalam bentuk Giro, tabungan dan devosito.
Ketiga produk itu sudah cukup lama diluar beberapa produk baru seperti Simpeda (simpanan pembangunan daerah), Tahara (tabungan haji Sultra) dan masih banyak lagi. (T.A056/B008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
