Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulbar operasi pasar untuk stabilkan harga pangan

Jumat, 4 November 2022 03:41 WIB
Image Print
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan program operasi pasar di pasaran Kota Mamuju untuk menstabilkan harga pangan khususnya beras, di Mamuju, Kamis (3/11/2022) ANTARA/M. Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan program operasi pasar di pasaran Kota Mamuju untuk menstabilkan harga pangan, khususnya beras di daerah itu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abdul Waris Bestari di Mamuju, Kamis, mengatakan operasi pasar ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam rangka menekan laju inflasi daerah.

Ia menjelaskan pemprov setempat telah membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk menjaga stabilitas harga pangan dengan turun langsung ke lapangan melakukan operasi pasar.

"Tim satgas yang melakukan operasi pasar dengan menyiapkan beras dengan harga murah dijual kepada masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan beras murah yang dijual dalam operasi pasar tersebut merupakan beras medium dengan harga Rp8,500 per kilogram dan harganya di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"HET beras medium di pasaran mencapai Rp10.500 per kilogram, sehingga beras murah yang disiapkan dalam operasi pasar ini lebih diminati masyarakat," katanya.

Ia juga menyampaikan stok beras medium di Perum Bulog Mamuju masih mencukupi kebutuhan masyarakat karena mencapai 900 ton.

"Konsumsi masyarakat mencapai 100 ton per bulan di Mamuju, itu artinya stok persediaan beras di Mamuju masih surplus sehingga operasi pasar dapat dilakukan pemerintah, untuk mengatasi inflasi," katanya.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026