Logo Header Antaranews Makassar

Warga Sigi Tewas Saat Bentrok

Selasa, 8 Januari 2013 14:55 WIB
Image Print

Palu (ANTARA News) - Akbar, warga Desa Padende, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, ditemukan tewas terkena tembakan senapan angin di bagian dada, saat terjadi bentrokan antarwarga Selasa dini hari.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno saat dihubungi menuturkan, pria berusia 33 tahun itu ditemukan warga di dekat Pasar Marawola pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Korban tewas karena peluru senapan angin yang menembus dada hingga mengenai jantungnya.

Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palu yang berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi penemuan mayat.

Soemarno mengaku belum memastikan apakah korban merupakan pelaku bentrok antarwarga yang terjadi pada Senin (7/1) hingga Selasa dini hari.

"Kita masih menyelidikinya lebih lanjut," ucapnya.

Sebelumnya, Kantor Polsek Marawola sempat dikepung ratusan warga karena berupaya membubarkan bentrok antara warga Desa Binangga dan Desa Beka yang kian meluas.

Bentrok tersebut adalah aksi susulan saat tawuran antarwarga pecah pada Jumat (4/1).

Aksi tersebut dipicu oleh perusakan sebuah truk pengangkut batu bata oleh warga yang kemudian meluas menjadi tawuran massal.

Warga terlibat bentrok menggunakan meriam rakitan, senapan angin, petasan, bom molotov, parang, tombak, panah dan berbagai senjata lainnya.

Ratusan aparat TNI dan Polri berulangkali membubarkan tawuran itu dengan melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata serta kerumunan massa.

Meski telah dijaga aparat sejumlah bentrok susulan masih kerap terjadi.

Pada Agustus 2012, seorang guru asal Desa Uwemanje, Kecamatan Marawola, ditemukan tewas saat bentrok antarwarga terjadi.

Korban ditemukan tewas mengenaskan karena bacokan benda tajam di sekujur tubuhnya.

Soemarno mengimbau warga terlibat bentrok untuk tidak terpicu emosi dan mudah terprovokasi agar tawuran tidak meluas.

Dia juga mengatakan akan melakukan razia senjata di rumah-rumah warga yang kerap dijadikan alat bentrok.

Pada akhir 2012, kepolisian juga telah menyita sekitar 170 meriam rakitan di Kabupaten Sigi namun bentrok masih saja kerap terjadi. (T.R026/C004)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026